SuaraJawaTengah.id - Stroke bisa dicegah hingga 80 persen melalui perubahan pola hidup sehat dan bekerja sama dengan praktisi perawatan kesehatan guna mengendalikan faktor risiko stroke. Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah stroke?
Dalam hal ini, para peneliti telah mengidentifikasi banyak langkah yang bisa diterapkan orang-orang untuk menurunkan risiko stroke.
Dilansir dari Medical Xpress, berikut lima kunci utama mencegah stroke, di antaranya:
Lakukan Rutinitas Sehat Lebih Awal
Baca Juga: Ingin Mulai Pola Hidup Sehat, Perhatikan Dulu Hal Ini
Tak hanya orang tua, stroke juga terjadi pada kaum muda. Sekitar 10 persen hingga 15 persen dari semua stroke terjadi pada orang dewasa berusia 50 tahun ke bawah. Oleh karenanya, tindakan pencegahan perlu dilakukan sejak dini.
Berhenti Merokok
Studi menunjukkan bahwa setiap lima batang rokok yang dihisap seseorang setiap hari, meningkatkan risiko terkena stroke hingga 12 persen.
"Orang-orang memahami bahwa merokok menyebabkan kanker paru-paru, tapi mereka tak memahami bahwa rokok juga merusak otak dan pembuluh darah," ungkap Dr. Cheryl Bushnell, seorang ahli saraf dan direktur Comprehensive Stroke Center di Wake Forest Baptist Health di Winston-Salem, North Carolina.
Lebih Banyak Gerak
Baca Juga: Kenalkan Pola Makan Sehat Pada Anak, Apa yang Perlu Diperhatikan?
Pria dan wanita yang lebih aktif mempunyai risiko 25 persen hingga 30 persen lebih rendah terkena stroke ketimbang mereka yang kurang aktif. Aktivitas fisik telah terbukti menurunkan kolesterol, membantu menjaga berat badan yang sehat, serta menurunkan tekanan darah.
"Bukti aktivitas fisik tidak dapat disangkal," kata Bushnell. "Bahkan cuma bergerak 10 menit setiap jam lebih baik daripada duduk untuk waktu yang lama."
Kendalikan tekanan darah
Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan penyebab utama stroke. Walau bisa dikontrol melalui perubahan pola hidup atau dengan minum obat, cuma sekitar 1 dari 5 orang dewasa yang mampu mengelola dengan baik.
Merokok, diabetes, obesitas, kolesterol tinggi, dan konsumsi makanan tak sehat bisa mendorong tekanan darah meningkat dari kisaran yang sehat.
Menurut Bushnell, ada sejumlah pola makan yang terbukti mengurangi risiko stroke, seperti Diet Approaches to Stop Hypertension (DASH) atau diet Mediterania.
Keduanya menekankan makan yang didasarkan pada buah-buahan, sayuran dan produk susu rendah lemak, biji-bijian, ikan dan kacang-kacangan. Pola makan ini juga bermanfaat mengurangi makanan tinggi lemak jenuh, kolesterol dan lemak trans sehingga baik untuk mencegah stroke.
Berita Terkait
-
Perjuangan Ray Sahetapy Lawan Penyakit: Alami Sederet Masalah Kesehatan Sebelum Wafat
-
Mengenal Teknologi DSA: Terobosan Diagnosis dan Pengobatan Stroke
-
Roy Marten Kaget Dengar Kabar Titiek Puspa Pecah Pembuluh Darah
-
7 Fakta Kondisi Titiek Puspa: Mencuat Rumor Stroke, Manager Angkat Bicara
-
Kronologi Titiek Puspa Dibawa ke RS, Alami Pecah Pembuluh Darah hingga Harus Operasi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara