SuaraJawaTengah.id - Video Syur kepala dusun di Desa Bulak, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal membuat geger masyarakat. Namun, kini ibu kadus yang viral dengan videonya itu sudah menghilang.
Dilansir dari Solopos.com, selepas video syurnya beredar viral, wanita kepala dusun (kadus). Tiga hari bu kadus tak masuk kantor.
Kepala desa tempat kadus itu bertugas, Zaenal Alimin, menyebut Bu Kadus tak masuk kantor sejak Selasa (18/5/2021) lalu.
"Bu Kadus memang sudah enggak kelihatan di kantor sejak hari Selasa hingga Kamis (20/5/2021) siang ini. Saya enggak tahu ke mana," kata Zaenal saat diwawancara kemarin.
Zaenal menyebut tidak ada keterangan apa pun dari yang bersangkutan terkait ketidakhadirannya di kantor. Zaenal juga mengaku tak mengenali pemeran prianya dalam video tersebut.
"Saya enggak kenal pemeran prianya dan jelas bukan warga desa [setempat]. Saya pastikan juga bukan perangkat desa di desa [ini]. Wajahnya asing di desa kami," ujarnya.
Sedangkan untuk pemeran wanita dalam video porno tersebut, Zaenal tak menyanggah jika wajahnya mirip dengan bu kadus yang menjadi bawahannya.
"Kalau wajahnya memang hampir mirip, tapi apakah pemeran [wanita] itu memang sama dengan yang bersangkutan [Bu Kadus], saya nggak tahu pastinya. Biar hasil uji forensik polisi saja yang nantinya memastikan," kata Zaenal.
Panggil Camat dan Kades
Baca Juga: Alamak! Gelombang Pemudik Terus Tiba di Pelabuhan Kendal
Sementara itu pihak Polres Kendal telah mengirimkan surat panggilan saksi kepada Plt Camat Rowosari, Saefudin dan Kepala Desa (Kades) Bulak, Zaenal Alimin.
"Jadi kita telah mengirimkan surat pemanggilan saksi kepada dua orang yakni Pak Camat dan Pak Kades pagi tadi. Jadi semalam sudah kita siapkan suratnya dan baru tadi pagi kita kirimkan," kata Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Tri Agung Suryomicho, Kamis.
Rencananya, kedua saksi ini akan menjalani pemeriksaan di Mapolres Kendal pada Senin (24/5/2021) pekan depan. "Kedua saksi ini akan kita periksa di Mapolres Kendal besok Senin. Kita periksa sebatas beredarnya video syur tersebut," terangnya.
Selain mengirimkan surat panggilan kepada kedua saksi. Polres Kendal juga masih menyelidiki peredaran video porno tersebut.
"Pemeriksaan saksi dari bawah dulu mulai dengan orang-orang yang tahu beredarnya video tersebut. Kita masih selidiki juga awal beredarnya video tersebut," jelasnya.
Terpisah, Plt Camat Rowosari, Saefudin, membenarkan telah menerima surat panggilan dari Polres Kendal terkait kasus video porno diduga bu kadus itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan