SuaraJawaTengah.id - Penyebaran Covid-19 varian baru B1617 terjadi di Kabupaten Cilacap. Sebanyak 32 orang diduga tertular Covid-19 dari 13 awak kapal berkewarganegaraan Filipina.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap, akhirnya menutup sementara layanan rawat jalan selama dua hari dalam rangka sterilisasi ruangan dan skrining tenaga kesehatan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru B1617.
Berdasarkan salinan surat Direktur RSUD Cilacap dr Moch Ichlas Riyanto MM dengan nomor 445/7203/16.8 perihal Penutupan Pelayanan Rawat Jalan di RSUD Cilacap tertanggal 23 Mei 2021 yang diterima ANTARA di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (23/5/2021). Penutupan sementara tersebut dilakukan pada tanggal 24-25 Mei 2021.
Dalam surat disebutkan bahwa penutupan sementara layanan rawat jalan tersebut dilakukan untuk keperluan skrining tenaga kesehatan dan sterilisasi ruangan guna mencegah Covid-19 di Kabupaten Cilacap.
Saat dihubungi melalui saluran telepon, Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepegawaian, dan Humas RSUD Cilacap Chozin Abrori membenarkan adanya surat dari Direktur RSUD Cilacap terkait dengan rencana penutupan sementara layanan rawat jalan tersebut.
Ia mengakui jika sebelumnya, manajemen RSUD Cilacap berencana menutup sementara layanan rawat jalan selama satu pekan terhitung sejak hari Senin (24/5) dan kembali buka pada hari Senin (31/5).
"Setelah melalui berbagai pertimbangan dan koordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap, manajemen RSUD Cilacap akhirnya memutuskan untuk menutup sementara layanan rawat jalan selama dua hari, yakni Senin (24/5) dan (26/5). Kami kira waktu dua hari sudah cukup untuk pelaksanaan skrining dan sterilisasi ruangan karena kebetulan ada tanggal merah, Minggu (23/5) dan Rabu (26/5)," katanya.
Dengan demikian, kata dia, layanan rawat jalan akan kembali dibuka pada hari Kamis (27/5/2021) untuk melayani masyarakat.
Ia mengimbau masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan di RSUD Cilacap tidak perlu khawatir dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Baca Juga: Pascalibur Lebaran 50-90 Kasus Covid-19 per Hari, Begini Kata Dinkes Bantul
Disinggung mengenai hasil skrining terhadap tenaga kesehatan di RSUD Cilacap, Chozin mengatakan berdasarkan informasi dari Direktur RSUD Cilacap terdapat sebanyak 32 orang yang diduga tertular Covid-19 dari 13 awak kapal berkewarganegaraan Filipina yang menjalani perawatan di rumah sakit itu.
Oleh karena itu, sebagai salah satu rumah sakit rujukan, RSUD Cilacap juga memperketat penerapan protokol kesehatan termasuk memperketat standar operasional prosedur (SOP) penggunaan dan pelepasan alat pelindung diri (APD) serta perilaku tenaga kesehatan dan karyawan.
Seperti diwartakan, 13 awak kapal berbendera Panama, MV Hilma Bulker, yang sedang menjalani perawatan di RSUD Cilacap diketahui tertular Covid-19 varian baru B1617 yang merebak di India.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang dilakukan oleh Balitbangkes Kemenkes terhadap 13 anak buah kapal berkewarganegaraan Filipina yang terkonfirmasi positif COVID-19 adalah varian India B.1617.2," kata Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji saat konferensi pers di Cilacap, Sabtu (22/5).
Terkait dengan hal itu, Bupati mengatakan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap mengambil langkah-langkah berupa melaksanakan tindakan tes, penelusuran, serta perawatan (testing, tracing, dan treatment) terhadap tenaga kesehatan dan karyawan RSUD Cilacap yang menangani awak kapal asing tersebut.
Menurut dia, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap akan mengupayakan isolasi terpusat untuk tenaga kesehatan dan karyawan RSUD Cilacap yang terkonfirmasi positif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana