SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka terus menjadi sorotan publik. Terbaru, beredar suara Gibran yang marah-marah karena dihina tak punya agama.
Dilansir dari Terkini.id, Kemarahan Gibran terekam dalam bentuk suara percakapan di telepon yang beredar luas di media sosial twitter.
Dalam percakapan itu, Gibran Rakabuming Raka sedang marah-marah ke orang yang menyebut agamanya tidak jelas.
Rekaman suara telepon WhatsApp itu dibagikan oleh akun @alextham878 pada Kamis, (27/5/2021).
“Suara Mas Gibran marah di telepon kepada Rahman yang bilang agamanya gak jelas,” tulis Alextham.
“Setelah tutup telpon, Rahman dijamin gak bisa tidur nyenyak dan makan pun rasanya hambar,” tambahnya.
Di dalam rekaman itu, terdengar dua orang laki-laki yang sedang berbicara melalui sambungan telepon.
“Anda ngatain Wali Kota Solo nggak punya agama maksudnya apa yah? Hm?” kata laki-laki yang disebut-sebut sebagai Gibran.
Laki-laki yang ditanya sempat menjawab terbata-bata, namun belum sempat menyelesaikan, ucapannya dipotong.
Baca Juga: Klaster Covid-19 Kampung Jokowi Bertambah, Ini Langkah Gibran
“Nggak. Ini Ini gini aja. Nggak. Terserah Anda, saya angkat ke kasuskan, yah. Alamat sudah ada pegang, saya cari Anda. Anda tahu berbicara dengan siapa? Hm?” kata laki-laki yang diduga Gibran.
Laki-laki itu memberikan pilihan kepada laki-laki yang dimarahinya untuk minta maaf dan klarifikasi atau dilaporkan ke polisi.
Laki-laki yang diancam akan dipolisikan itu tidak menjawab dan justru membawa ke topik lain.
Ia mengatakan bahwa ia merekomendasikan agar perlakuan-perlakuan diskriminasi soal kerumunan dihilangkan.
“Ei ei.. Masalah kerumunan, silahkan klarifikasi ke kepolisian Surakarta setempat, yah. Anda bisa. Tapi, ini masalah Anda mengatakan tidak punya agama Walikota di Solo. Anda hati-hati! Saya angkat ini. Hah? Saya kerja sama ini sama kota jenenang, hati-hati ini,” kata laki-laki diduga Gibran.
Ia juga menegaskan bahwa ia tidak masalah jika laki-laki itu punya kritik kepada dirinya.
“Tapi jangan Anda mengatakan tidak punya agama, sama aja menghina. Anda tahu, Anda tahu pasalnya itu,” tegasnya.
Ia lalu kembali memberikan pilihan apakah laki-laki itu mau meminta maaf dan klarifikasi atau dilaporkan ke polisi.
Dalam video yang lebih lengkap di kanal YouTube KBN Nusantara, laki-laki itu mengatakan bahwa ia tidak bermaksud menghina.
Adapun laki-laki yang diduga Gibran juga bersikeras bahwa ia menghina sebab telah menyebut Wali Kota Solo tak punya agama yang jelas.
“Anda mau klarifikasi di kantor polisi atau hanya di saya?” katanya.
“Oh gitu. Boleh, Pak. Monggo monggo,” jawab laki-laki yang diduga menghina itu.
“Oke. Siap yah. Berarti Anda menantang seperti itu, yah? Siap,” kata laki-laki diduga Gibran di akhir video.
Adapun video itu dikomentari banyak orang, temasuk mantan politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
Ia memperingatkan @alextham878 bahwa laki-laki di rekaman itu belum tentu benar-benar Gibran.
“Sebaiknya caption-nya diperbaiki, belum tentu itu suara Mas Gibran. Jadi masalah kalau ternyata itu bukan Mas Gibran tapi orang lain yang kebetulan suaranya mirip. Thank,” kata Ferdinand.
Mendegar suaranya bisa klik di SINI
Bukan suara Gibran
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menanggapi video yang viral di media sosial (medsos) tentang percakapan melalui telepon yang memarahi seorang pria.
Putra sulung Presiden Jokowi ini pun dengan tegas membantah itu adalah suaranya.
"Itu bukan suara saya. Suaranya saja beda, logatnya juga beda," ujar Gibran saat ditemui di Mall Pelayanan Publik (MPP) Solo, Kamis (27/5/2021).
Menurutnya, sosial media (medsos) memang seperti itu harus siap. Ia pun tidak punya waktu untuk mengurusi hal kecil-kecil seperti itu.
"Biarin saja orang berkata apa, yang penting kita bekerja. Saya tidak tahu ngurusi kayak gitu, saya tidak tahu detailnya," ungkap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Perputaran Ekonomi hingga UMKM Lokal
-
Polresta Solo Siapkan 350 Personel Amankan Laga Persis Solo vs Kendal Tornado FC
-
Dukung Atlet Indonesia di Panggung Dunia, BRI Perkuat Komitmen terhadap Olahraga Nasional
-
Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m
-
Bukan Cuma Lembaga Keuangan, Luthfi Dorong Ekonomi Syariah Jateng Masuk ke UMKM