SuaraJawaTengah.id - Anak-anak jaman sekarang lebih tertarik dengan permainan teknologi terbaru. Mereka kini lebih menggemari game online dan meninggalkan permainan tradisional.
Padahal, banyak sekali jenis permainan tradisional yang populer di masanya dan dimainkan banyak anak-anak. Permainan tradisional pun mengalami pergeseran dan tak banyak lagi dimainkan.
Pengurus Kampoeng Hompimpa Semarang, Ahmad Misbakhul Munir mengatakan, orang tua memiliki peranan yang strategis untuk mengenalkan kembali sejumlah permainan tradisional kepada anak-anak.
"Orang Tua bisa mengurangi pemakaian handphone pada anak mereka dan mulai belajar mengalihkan perhatian anaknya pada jenis mainan jadul. Caranya dengan mengembalikan ingatan pada jenis mainan yang pernah populer pada zaman dulu," kata Munis dilansir dari Ayosemarang.com, Sabtu (5/6/2021).
Munir menambahkan, meski jadul, permainan tradisional mempunyai banyak manfaat, salah satunya melatih gerak motorik anak-anak. Selain itu, juga bisa meningkatkan kekompakan, keakraban hingga mengajari anak-anak untuk belajar hal positif lainnya.
"Seperti Halma, Ular Tangga, Kelereng, Engklek, Gasing, dan lainnya juga punya manfaat melatih ketangkasan. Dakon membuat anak belajar berhitung. Jadi memang efeknya sangat positif buat tumbuh kembang anak," imbuhnya.
Menurutnya, hal tersebut berbeda sekali dengan dampak anak bermain handphone. Yang mana dampaknya sangat individualistik, anti sosial dan parahnya lagi bisa membuat kecanduan bagi anak.
Permainan tradisional, lanjut Munir, juga bisa mempererat hubungan anak dengan orangtuanya dengan bermain bersama. Hal tersebut terlihat kala Komunitas Hompimpa mengadakan kegiatan rutin, yakni sosialisasi permainan jadul di Car Free Day sebelum pandemi.
"Saat kita sosialisasi permainan tradisional itu kita melihat anak sama orang tuanya main bareng, ketawa bareng, seneng bareng. Jadi ternyata dengan permainan tradisional ini bisa memdekatkan orang tua dengan anaknya," katanya.
Baca Juga: Taman Kota Disulap Jadi Arena Permainan Tradisional
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Perkuat UMKM dan Inklusi Keuangan Nasional
-
Tebus Sembako Rp100 Ribu, Pertamina Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan Sekaligus Bantu Korban Gempa NTT
-
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kampung 'Gang Presiden' Warga Berkostum Adat Olahan Limbah
-
Saat Kemerdekaan Diukur dari Isi Dompet Rakyat, Ini Pesan Gubernur Ahmad Luthfi
-
Kemerdekaan yang Sesungguhnya: 254 Napi di Jateng Pulang, Ribuan Lain Dapat Harapan Baru