SuaraJawaTengah.id - Sebanyak dua pasien Covid–19 asal Kudus yang melakukan isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali meninggal dunia. Keduanya menghembuskan nafas terakhir setelah mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Solo.
Menurut Komandan Satgas Asrama Haji Donohudan Kolonenl Inf Deddy Suryadi, total ada 40 OTG yang dirujuk ke beberapa rumah sakit di Kota Surakarta seperti RSJD, Moewardi dan Rumah Sakit Bung Karno.
“Dua orang meninggal, satu meninggal pada hari Minggu, (6/6/2021) dan satu lagi hari Senin (7/6/2021). Keduanya punya komorbit, satu pasien komorbit jantung dan satu lagi gagal ginjal," kata Deddy, Jumat (11/6/2021).
Sementara itu jumlah pasien tanpa gejala (OTG) yang melakukan isolasi terpusat di Asrama Haji terus bertambah. Kolonel Inf. Deddy mengatakan, hingga, Jumat (11/6) sekitar pukul 11.00 WIB, Asrama Haji sudah menampung 658 OTG.
Rinciannya 468 OTG berasal dari Kudus dan 190 OTG dari Soloraya. Deddy menyebut sisa tempat tidur tinggal 162 dikurangi 52 untuk tempat tidur Nakes. Pihak saat ini juga sedang menunggu hasil tes PCR yang dilakukan, Kamis (11/6) kemarin.
Guna menekan jumlah pasien Covid-19 yang menggunakan Asrama Haji untuk isolasi, Dan Satgas akan melakukan koordinasi dengan daerah di wilayah Soloraya. Dirinya ingin agar setiap wilayah memiliki tempat isolasi terpusat.
“Dihadapkan dengan kondisi yang ada di Jawa Tengah kita juga sudah siapkan Rumkitlap untuk antisipasi. Menyiapkan tempat tidur, ruang ICU dan tenaga kesehatan. Kita harapkan jumlah pasien yang ada di Asrama Haji tidak bertambah lagi dan rumkitlap juga tidak perlu digunakan,” paparnya.
Sementara itu Kepala Unit Asrama Haji Donohudan Bambang Sumanto mengatakan, ada tambahan 11 tenaga kesehatan (Nakes). Jadi total ada 29 Nakes yang bertugas di Asrama Haji Donohudan.
“Kalau dimaksimalkan, apa tidak akan terlalu berat”, pungkasnya.
Baca Juga: Piala Wali Kota Tanpa Penonton, Gibran: Prokes dan SOPnya Ketat
Kontributor : Budi Kusumo
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain
-
Lapas Semarang Bobol? Napi Robig Zaenudin Kendalikan Narkoba, 40 Orang Dikirim ke Nusakambangan