SuaraJawaTengah.id - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang memberlakukan mikro lockdown di Dusun Gerangan, Desa Sriwedari, Kecamatan Muntilan.
Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, jumlah konfirmasi positif Covid per 15 Juni 2021 mencapai 144 orang. Sebayak 57 diantaranya adalah warga RT 01 dan RT 02, Dusun Gerangan, Desa Sriwedari.
“Dusun Gerangan itu hanya terdiri dari 2 RT saja. Jadi karena RT itu zona merah, tindak lanjutnya satu dusun itu dilakukan penutupan terbatas. Mikro lockdown,” kata Nanda kepada wartawan, Rabu (16/6/2021).
Menurut Nanda, kasus positif Covid di Desa Sriwedari bukan terjadi dalam satu keluarga tapi dalam satu dusun. “Ini kluster masyarakat, artinya bukan dalam satu keluarga tapi dalam satu dusun. Masih kami telusuri penyebabnya,” ujar Nanda.
Terdapat 24 kepala keluarga di RT 01, Dusun Gerangan. Sedangkan RT 02 hanya dihuni oleh 7 kepala keluarga.
Nanda mengatakan, pasien terkonfirmasi positif Covid di Dusun Gerangan saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Akibat mikro lockdown, aktivitas masyarakat di dusun sangat dibatasi.
“Untuk pengetatan dusun di lingkungan RT harus tetap dilakukan ketat dengan pemberlakuan program Jogo Tonggo,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.
Berdasarkan pantauan SuaraJawaTengah.id, jalan masuk menuju Dusun Gerangan saat ini dijaga warga. Mereka mendata dan melarang masuk orang yang datang dari luar dusun.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Baca Juga: Wacana Pulau Jawa Harus Lockdown, Gibran: Kurang Fair, Tidak Semua Zona Merah
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang
-
Waspada Semarang! BMKG Prediksi Diguyur Hujan dan Ingatkan Potensi Banjir Rob Hari Ini
-
Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Bui: Rugikan Negara Rp1,3 T Tanpa Rasa Bersalah
-
Harga Sayur Lebih Stabil Setelah Ada MBG, Petani Boyolali Harap Program Terus Berlanjut
-
Semangat Petani Boyolali Terangkat, MBG buat Pesanan Sayur Melonjak