SuaraJawaTengah.id - Pandemi Covid-19 membuat seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali dipaksa beradaptasi dengan kebiasaan baru. Termasuk di Desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas.
Selama massa pandemi dalam waktu kurun waktu setahun ini, tercatat baru ada 32 warga yang positif Covid-19 dari total kisaran 4.200 jumlah penduduk yang bermukim di desa setempat.
Keberhasilan minimnya penularan Covid-19 di wilayah ini juga tidak lepas dari peran Tim Relawan Lawan Covid-19, Desa Karangnangka yang dibentuk pada tahun lalu.
Peran tim ini berbeda dengan, tim gugus tingkat RT. Tim tersebut yang menginisiasi keterlibatan dasawisma untuk menyosialisasikan ke rumah warga tentang bagaimana penerapan protokol kesehatan.
"Tentu saja ini yang menjadi pembeda dari wilayah lainnya. Karena dasawisma kan ada di setiap RT. Pasti ada kedekatan psikologis yang lebih mengena. Berbeda jika itu tingkat desa," kata Wasis Wardhana selaku koordinator Tim Relawan Lawan Covid-19, Desa Karangnangka saat acara diskusi dengan Suara.com dengan tema Dari Desa Melawan Pandemi Global Covid-19, Jumat (18/6/2021).
Menurutnya, ada 65 dawis yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Jika digabung dengan tim relawan yang bergerak jumlahnya total ada 75 orang. Tentu saja ini akan lebih efektif dalam menjaga kepercayaan warga karena sifatnya dalam lingkup RT.
Hal ini juga sejalan dengan program Jogo Tonggo yang dicanangkan oleh Pemprov Jawa Tengah pada pertengahan tahun 2020. Bahkan sebelum adanya program ini Wasis telah lebih dahulu bergerak melalui tim dawis yang dibentuk.
Namun tentu saja ada tantangan yang dihadapi. Warga yang sudah terlanjur tidak percaya virus Covid-19, harus diyakinkan berulang kali hingga yakin virus ini benar-benar nyata. Arus informasi melalui internet yang begitu deras tentu saja menjadi pemicu. Terlebih setelah adanya teori-teori konspirasi bermunculan.
"Orang desa kan istilahnya ada yang menyebut adol jere kulak ndean (jual katanya, kulakan kayanya). Nah setelah kita ajak diskusi ya akhirnya mereka tidak punya argumen yang kuat. Lambat laun, akhirnya jadi percaya. Meski tidak 100 persen ya," jelasnya.
Baca Juga: Mirip Desa di Swiss, Ini Pesona Wisata di Kabupaten Banyumas
Momentum adanya jenazah pasien Covid-19 yang dikubur di Desa Karangnangka juga dimanfaatkan oleh Wasis untuk lebih meyakinkan warga. Setelah itu, tingkat kepercayaan warga juga meningkat terkait keberadaan virus Covid-19.
"Ketika tingkat kepanikan warga lagi tinggi, kita hadir. Saya dapat momentum ketika ada jenazah pasien Covid-19 masuk desa Karangnangka, jadi kita bisa edukasi," terangnya.
Program Jogo Tonggo menjadi kunci utama dengan diaktifkannya Dasawisma. Artinya mereka lebih punya kedekatan ke tetangga masing-masing. Antar tetangga tentunya memiliki kedekatan emosional.
"Nah jika sudah berjarak 10 rumah atau lebih kan rada canggung. Lain halnya jika berjarak 1 sampai 5 rumah. Orang akan lebih enak ngobrolnya," tuturnya.
Dengan adanya Varian Delta juga tidak membuat panik warga setempat. Dengan sendirinya, warga mencari informasi pencegahan ke Tim Relawan Lawan Covid-19.
"Mereka mencari informasi ke kita dengan bertanya, apakah ini pencegahannya masih sama? Ya begitu saja. Tingkat kepercayaan warga juga terlihat dari sini," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026
-
Kendal Tornado FC Incar Kemenangan Keempat Beruntun atas Persipura
-
Cari Kerja Tanpa Orang Dalam? Pemprov Jateng Buka 3.000 Lowongan di Job Fair MTQ Nasional
-
Borobudur dan Prambanan Resmi Jadi Pusat Ibadah Dunia, Pemprov Jateng Siapkan Strategi Baru Ini
-
Resmi! UEA Tanam Modal di Jepara, Gubernur Ahmad Luthfi Gercep Kawal Proyek Mini Refinery Rp5 T