SuaraJawaTengah.id - Aktivitas Gunung Merapi kembali menunjukan peningkatan. Merapi, empat kali meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum sejauh 1.300 meter ke arah tenggara dan barat daya pada Kamis (1/7/2021).
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida menyebutkan awan panas guguran pertama terjadi pada pukul 01.44 WIB dengan jarak luncur lebih kurang 1.000 meter ke arah tenggara.
"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi maksimum 70 detik," kata Hanik dilansir dari ANTARA.
Awan panas guguran kembali terpantau pada pukul 01.52 WIB dengan jarak luncur 1.100 meter ke arah tenggara, amplitudo maksimum 55 meter, serta durasi 86 detik.
Pada pukul 06.39 WIB, awan panas guguran ketiga meluncur dengan jarak kurang lebih 1.300 meter ke arah darat daya memiliki amplitudo 22 mm dan durasi 125 detik.
Awan panas guguran keempat terjadi pada pukul 07.35 WIB dengan jarak luncur 900 meter. Tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 73 detik.
Selama periode pengamatan pada Kamis, pukul 00.00 sampai dengan 06.00 WIB, Gunung Merapi juga terpantau mengeluarkan empat kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 500 meter ke arah tenggara.
Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.
Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Jogja, Begini Kondisi Terkini Gunung Merapi
Apabila gunung api itu meletus, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak gunung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya
-
Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
-
Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1
-
2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50
-
Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak