SuaraJawaTengah.id - Kasus COVID-19 yang terus melonjak membuat pemerintah terpaksa mengeluarkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Darurat.
Namun demikian masyarakat diminta jangan panik menyikapi PPKM Darurat. Pemerintah telah menggandeng 11 jasa telemedisin swasta untuk memberikan pelayanan gratis terhadap pasien COVID-19 dengan gejala ringan yang menjalani isolasi mandiri (isoman).
Sebanyak 11 layanan konsultasi kesehatan digital akan siap melayani kesehatan di masa PPKM Darurat. 11 layanan konsultasi kesehatan digital yang bekerja sama dengan pemerintah adalah Alodokter, Getwell, Good Doctor, Halodoc, Klik Dokter, KlikGo, Link Sehat, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ dan YesDok.
Aplikasi telekomunikasi tersebut dapat diakses secara gratis oleh masyarakat yang membutuhkan konsultasi dokter untuk memperoleh panduan yang benar mengenai konsumsi obat atau vitamin saat melakukan isoman di rumah.
Selain itu, 11 layanan telemedisin ini juga menyediakan obat yang sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan. Pasien COVID-19 dengan gejala ringan pun tidak perlu mengantre ke rumah sakit dan bisa mendapatkan akses dan layanan medis yang tepat waktu.
Berikut ini adalah daftar 11 telemedisin dan jenis layanan yang diberikan, dihimpun dari ANTARA.
Alodokter
Aplikasi ini dapat diakses melalui Android dan juga iOS. Alodokter sendiri sudah melayani konsultasi pasien COVID-19 sejak tahun 2020.
Alodokter tidak hanya menyediakan jasa konsultasi gratis, tetapi juga obatnya. Platform ini akan memberikan paket obat sesuai dengan kategori pasien seperti tanpa gejala, ringan atau sedang. Obat-obat tersebut dapat ditebus di semua apotek Kimia Farma.
Baca Juga: Ini Harga Eceran Obat Covid-19 di Pasaran, Nemu Penjual Nakal di Surabaya, Lapor Polisi!
Jika gejala yang dialami pasien tidak masuk dalam paket obat yang diberikan pemerintah, maka pasien dapat menebus obat di apotek terdekat.
Alodokter menyediakan 30 dokter yang khusus melayani pasien COVID-19 secara virtual selama 24 jam.
KlikDokter
Aplikasi ini menyediakan layanan konsultasi dengan dokter. Nantinya, dokter akan mendiagnosa pasien berdasarkan hasil konsultasi untuk selanjutnya dilakukan penanganan berdasarkan kondisi tiap pasien.
Dokter akan memberikan resep yang kemudian akan disiapkan oleh fasilitas pelayanan kefarmasian yang telah ditunjuk Kementerian Kesehatan.
"Pasien yang menjalani isolasi mandiri cukup berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi KlikDokter, sehingga dapat mengurangi beban pasien yang menumpuk di rumah sakit," ujar Bonny Mateus Anom, Direktur PT Medika Komunika Teknologi (KlikDokter) dalam siaran resminya pada Selasa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Peringatan Keras Gubernur Luthfi untuk Kepala Daerah, OTT KPK Cukup Pati dan Pekalongan!
-
Pengusaha dan Pelindo Antisipasi Kepadatan Logistik Jelang Lebaran Meningkat
-
Jawa Tengah Bersiap Sambut 'Serbuan' Pemudik Lebaran 2026: Antara Kerinduan dan Kesiapan Darurat
-
Semen Gresik Gelar Berkah Ramadan Bersama Masyarakat Enam Desa di Rembang dan Blora
-
Buka Puasa Makin Seru, Transaksi QRIS BRImo di Kenangan Brands Dapat Cashback 40%