Menurutnya, Semua usaha dilakukan mulai dari vaksin, pembuatan obat imunitas adalah cara mempertahankan diri di masa pandemi. Rumah sakit adalah ujung tombak, sehingga apapun situasinya harus mampu mengatasi meski dalam keterbatasan sarana.
"Kita tahu sekarang rumah sakit kuwalahan untuk memenuh oksigen pasien, tapi bagaimanapun harus tetap berusaha mengatasi keterbatasan," katanya.
Ia berharap, dengan adanya alat ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan terapi oksigen saat pandemi tidak lagi menjadi hal yang sulit. Bahkan alat ini hadir dengan biaya yang jauh dari harga oksigen biasanya.
"Sebetulnya oksigen portable ada, tapi harganya sampai 45-50 juta dan lebih besar ukurannya seperti di rumah sakit. Tapi kalau POCBIH biaya buatnya hanya menghabiskan Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu saja," jelasnya.
Ia menawarkan pada masyarakat yang membutuhkan alat oksigen bisa menghubungi rumah sakit.
"Jika ada masyarakat yang membtuhkan atau ingin membantu orang lain , bisa kita buatkan, Biaya sekitar Rp300 sampai Rp 500 ribu. Dan ini pakainya gampang, tinggal tabungnya diisi air kemudian disampur minyak essensial yang diinginkan dan kabelnya tinggal dicolok, pasang selang ke hidung," pungkasnya.
Kontributor : Citra Ningsih
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Fakta Baru Kecurangan UTBK di Undip, Polisi Sebut Peserta Diduga Jadi Korban Penipuan
-
Pelindo Terminal Peti Kemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Jogja: Pemotor Tak Berhelm Tabrak Nenek 80 Tahun hingga Tewas
-
Peserta UTBK Undip Berdalih Tak Paham Alat Dengar di Telinga, Polisi Beri Pembinaan
-
Ngeri! 5 Fakta Remaja Dibakar Paman di Semarang, Pemicunya Cuma Perkara Mandi