Heri Purwoko mengatakan kejadian pembongkaran makam tersebut menjadi kejadian kali kedua dalam lima tahun terakhir. Pembongkaran makam pernah dilakukan warganya karena salah meletakkan posisi jenazah.
“Kurang lebih lima tahun lalu juga pernah dilakukan pembongkaran makam. Waktu itu, kepala jenazah di selatan. Setelah dikubur, ada yang ingat [tim kuburnya]. Sehingga dibongkar lagi untuk mernahke posisi jenazah,” katanya.
Kapolsek Karangdowo, AKP Aleg Ipanudin, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, mengaku turut memantau pembongkaran kuburan guna melepas tali pocong jenazah warga Desa Bulusan itu. Pembongkaran tersebut dilakukan atas permintaan dari anggota keluarga mendiang WN.
“Anggota keluarga yang meninggal dunia memang sering dipripeni. Infonya mendiang WN sering nangis dan minta dilepas. Sehingga anggota keluarganya minta tolong ke perangkat desa agar melepas tali pocongnya,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama