SuaraJawaTengah.id - Saat pandemi COVID-19 asupan nutrisi makanan perlu dijaga. Tidak perlu mahal, namun vitamin dalam makanan harus terpenuhi.
Sebab, menjaga asupan nutrisi lewat makanan yang dikonsumsi menjadi salah satu cara untuk menjaga daya tahan tubuh di saat pandemi COVID-19.
“Kita harus makan makanan yang sehat dan bergizi tinggi, kita juga harus mengkonsumsi multivitamin yang mengandung vitamin C, D, dan Zinc yang bisa membantu meningkatkan imunitas tubuh,” kata dokter spesialis penyakit dalam RSUD Tarakan Jakarta Pusat dr. Tities Anggraeni Indra, Sp.PD, dilansir dari ANTARA Kamis (22/7/2021).
Makanan dan kandungan vitamin yang disebutkan oleh dokter Tities itu tidak hanya bermanfaat baik bagi pasien COVID-19 tapi juga untuk masyarakat yang ingin menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak terpapar virus SARS-CoV-2.
Ia pun merekomendasikan beberapa makanan yang bisa dikonsumsi untuk mendapatkan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh dalam meningkatkan imunitas.
Makanan yang mengandung vitamin C banyak terdapat pada buah dan juga sayur berwarna.
Untuk buah selain jeruk, anda bisa mengonsumsi melon, ceri, kiwi, anggur, mangga, pepaya, stroberi, dan semangka.
Sedangkan untuk sayuran anda bisa mengonsumsi sayur seperti kol,cabai merah, tomat, brokoli, taoge, dan sawi.
Vitamin C memiliki fungsi antioksidan alami dan juga menurunkan reaksi inflamasi di tengah pandemi COVID-19.
Baca Juga: Cetak Sejarah! Kasus Covid Indonesia Tembus 3 Juta Orang, 1.449 Pasien Wafat dalam Sehari
“Terutama untuk yang mengalami infeksi COVID-19, vitamin C memiliki fungsi untuk mengurangi radang dan permasalahan pernafasan acute respiratory distress syndrome,” kata dokter Tities.
Selanjutnya makanan yang kaya akan protein juga penting dikonsumsi di tengah pandemi COVID-19.
Makan kaya protein ini biasanya memiliki kandungan zat besi yang banyak dan juga memiliki fungsi yang sangat baik sebagai pemicu pembentukan antibodi.
Beberapa rekomendasi bahan makanan kaya protein dan zat besi yang bisa dikonsumsi di tengah pandemi antara lain makanan laut seperti kerang tiram, kepiting, dan lobster.
Bahan makanan protein yang mengandung zat besi tinggi lainnya yang mudah didapatkan di antaranya daging sapi, daging ayam, dan kacang- kacangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Gita Wirjawan di UHN Tegal: Kepemimpinan Mendatang Harus Ditata Ulang, Jangan Mabuk Elektabilitas
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah