SuaraJawaTengah.id - Menikah untuk membina rumah tangga menurut agama islam adalah bagian dari ibadah.
Pertanyaan, “Kapan menikah,” bisa jadi monster bagi kalangan tertentu. Tapi sejatinya, pernahkah Anda merenung usia berapa seseorang pas untuk menikah?
Diilansir dari Solopos.com, ada banyak teori tentang usia pernikahan yang paling sempurna. Tapi berdasarkan teori algoritma matematika, usia menikah paling tepat adalah 26 tahun.
Teori ini diungkapkan duo Tom Griffiths dan Brian Christian dalam buku mereka, Algorithms to Live By: The Computer Science of Human Decisions.
Dilaporkan oleh The Independent, jika rata-rata orang mencari pasangan yang sempurna antara usia 18-40, maka 26 tahun adalah usia yang ideal atau paling pas untuk menikah. Karena itu sudah 37% melewati rentang 22 tahun itu.
Menurut mereka, 37 persen perjalanan sudah mencapai titik sempurna untuk memutuskan. Mereka juga menyebut, jika lebih muda atau lebih tua dari 26 tahun maka pasangan akan terlalu banyak berdebat dan kebanyakan pernikahan sulit berhasil.
Cegah Perceraian
Tapi, sosiolog Universitas Utah Nicholas H. Wolfinger menentang teori ini, karena ia menemukan pada Juli 2015 bahwa usia terbaik untuk menikah untuk menghindari perceraian adalah 28 tahun-32 tahun. Rentang usia itu lebih seperti 45% dari rentang 22 tahun.
Tentu saja, aturan 37% tidak sempurna, karena tidak memperhitungkan fakta bahwa selera kita dapat berubah antara usia 18 tahun-40 tahun, dan kita mungkin mencari sesuatu yang berbeda.
Baca Juga: Rizky Billar dan Lesti Kejora Batal Nikah Hari Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS, PBNU: Ini Premanisme Politik!
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Lanjutan Sidang PT Sritex: Saksi Tegaskan Pengajuan Kredit Sesuai Mekanisme Internal Bank
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian