SuaraJawaTengah.id - Badan terasa lelah sangat rentan terpapar penyakit atau virus. Namun, Anda harus mulai melakukan beberapa hal untuk bisa kembali bugar.
Diketahui, meskipun tak melakukan kerja berat, Anda tetap berisiko mengalami kelelahan. Hal ini mungkin disebabkan oleh berbagai aspek yang pengaruhi kesehatan Anda.
Melansir dari Insider, ada banyak penyebab kantuk dan kelelahan. Entah itu kurang tidur, kualitas tidur yang buruk, kekurangan nutrisi, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, untuk membantu Anda berikut lima tips membantu meredakan kelelahan, antara lain:
1. Pastikan Anda Cukup Tidur
Jika Anda merasa lelah sepanjang hari, pertama-tama Anda harus menilai apakah Anda cukup tidur setiap malam. Menurut National Sleep Foundation, kebanyakan orang dewasa harus mendapatkan tujuh hingga sembilan jam tidur, sementara anak-anak membutuhkan lebih banyak tergantung pada usia mereka.
"Selain jam tidur, kualitas tidur juga sama pentingnya," kata Rajkumar Dasgupta, MD, asisten profesor kedokteran klinis di Keck School of Medicine di University of Southern California.
Gangguan tidur seperti sleep apnea dapat menyebabkan tidur terfragmentasi, mencegah Anda masuk ke tahap tidur yang lebih dalam, lebih restoratif yang dapat menyebabkan kantuk berlebihan di siang hari.
"Jika Anda berpikir bahwa kurang tidur atau kualitas tidur yang rendah adalah masalahnya, berpegang teguh pada rutinitas tidur yang mungkin bisa membantu," kata Stephanie Stahl, MD, seorang dokter obat tidur di Indiana University Health.
2. Perbaiki Pola Makan dan Nutrisi
Baca Juga: Video Nakes Kelelahan Beredar di Media Sosial, Begini Kata Dinas Kesehatan Ciamis
Jika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang cukup setiap hari atau tidak minum cukup air, itu mungkin bagian dari alasan mengapa Anda selalu merasa lelah.
Departemen Kesehatan Amerika Serikat merekomendasikan pria dewasa mengonsumsi 2.000 hingga 3.000 kalori per hari dan wanita dewasa mengonsumsi 1.600 hingga 2.400 kalori per hari, tergantung pada usia dan tingkat aktivitas. Anda juga perlu konsumsi protein, karbohidrat, perbanyak cairan dan membatasi makanan olahan.
3. Berolahraga Secara Teratur
Tingkat dan jenis aktivitas fisik yang dibutuhkan setiap orang untuk merasa berenergi tergantung pada faktor individu. Sebagai contoh, satu penelitian menemukan bahwa olahraga dengan intensitas rendah, seperti berjalan, mengurangi gejala kelelahan hingga 65 persen pada orang yang tidak banyak bergerak yang secara teratur mengalami kelelahan, dan bahkan lebih efektif daripada olahraga sedang.
4. Kondisi Kesehatan
Sindrom kelelahan kronis ditandai dengan kelelahan ekstrim dan kantuk yang mengganggu kehidupan sehari-hari lebih banyak menyerang perempuan daripada pria. Kondisi ini lebih sering terjadi pada perimenopause ketika wanita berusia 40-an dan 50-an mengalami penurunan hormon reproduksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah
-
Antisipasi Server Tumbang, Pemprov Jateng Gandeng Alibaba untuk SPMB 2026
-
Kirab 1 Suro Terancam Pecah Dua, Wali Kota Solo Didesak Akhiri Dualisme Keraton
-
Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Bhimasena Power Indonesia Siapkan 30 Ribu Bibit Mangrove
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Lahan Kritis Harus Libatkan Masyarakat