SuaraJawaTengah.id - Meski ditunggu-tunggu pembukaan lowongannya, formasi dokter spesialis pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Batang 2021 sepi peminat.
Hingga penutupan pendaftaran CPNS, formasi tersebut pada tanggal 26 Juli 2021, tidak ada satu pun dokter spesalis yang dibutuhkan mendaftarkan.
Formasi CPNS itu yakni dokter anastesi (RSUD Limpung) dokter spesialis kandungan (RSUD Limpung), dokter spesialis dalam.
Kemudian dokter spesialis rehabilitasi medik (RSUD Kalisari Batang) dan dokter spesialis THT (RSUD Kalisari Batang).
Dilansir dari Ayosemarang.com, Kepala Bidang Perawatan RSUD Kalisari Batang, Samuri mengatakan, untuk mengisi kekosongan 2 dokter spesialis seperti THT dan rehabilitasi medik RSUD Kalisari menjalin mitra dengan dokter spesalis yang berada di kota-kota besar.
"Insyaallah untuk dokter spesalis THT kita mau dapat dengan cara bermitra, yang kita datangkan dari Semarang," jelas Samuri, Kamis (29/7/2021).
Adapaun untuk dokter rehabilurasi medik masih mencoba menjakagi dengan dokter luar daerah, yang sudah ada sinyal lampu hijau.
"Tapi kita belum bisa pastikan dapat atau tidaknya dokter spesialis rehab medik," ungkap Samuri.
Dijelaskanya, setiap tahunnya pihak RSUD Kalisari selalu mengusulkan formasi dokter spesialis, namun tidak ada yang mendaftar.
Baca Juga: Daftar Formasi CPNS di Singkawang yang Kosong Peminat hingga Pendaftaran Ditutup
"Ini menjadi kelemahan di daerah, tidak semuanya dokter spesalis berminat di daerah karena mereka ingin mendapatkan yang lebih. Karena sekolahnya aja sudah sulit," kata Samuri.
Ia pun menambahkan para dokter spesalis lebih cenderung berminat membuka praktek atau mendaftar CPNS di kota - kota besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Sebelum Dipulangkan Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet akan Diautopsi di Pemalang
-
9 Fakta Mengerikan di Balik Kerusuhan Iran: Ratusan Tewas, Ribuan Ditangkap, dan Ancaman Militer AS
-
Suzuki Karimun 2015 vs Kia Visto 2003: Pilih yang Lebih Worth It Dibeli?
-
Banjir Lumpuhkan SPBU Kudus, Pertamina Patra Niaga Sigap Alihkan Suplai BBM Demi Layanan Optimal
-
Semen Gresik Gaungkan Empowering Futures sebagai Landasan Pertumbuhan dan Keberkelanjutan