Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Rabu, 04 Agustus 2021 | 18:25 WIB
Habib Rizieq Shihab saat menjalani sidang vonis kasus kerumunan Megamendung di PN Jaktim. (Suara.com/Bagaskara)
Habib Rizieq Shihab dan menantunya, Hanif Alatas, saat menjalani sidang tuntutan kasus tes usap RS Ummi Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (3/6/2021). [ANTARA/Yogi Rachman]

Refly mengatakan bila tak ada upaya hukum lanjutan dari JPU kasus tersebut, maka otomatis kasus Petamburan ini selesai dan Habib Rizieq bebas pada 8 Agustus nanti.

“Andai JPU tak lagi kasasi, maka untuk kasus Petamburan dan Megamendung akan selesai, inkrah, tutup buku. Hukuman 8 bulan sudah dijalani. Habib Rizieq sudah jalani kurungan sejak 12 Desember 2020,” kata Refly.

Dalam kasus Petamburan, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis HRS hukuman kurungan 8 bulan. Tuntutan JPU dalam kasus ini, HRS dipenjara 2 tahun.

Sedangkan untuk kasus Megamendung, majelis hakim menghukum HRS dengan pidana denda Rp20 juta. Sedangkan JPU dalam kasus ini meminta hakim menghukum HRS penjara 1 tahun dan denda Rp 50 juta.

Baca Juga: Kirim Sapi Kurban ke Gaza, Seruan HRS di Penjara: Makmurkan Masjid Lewat Salat Berjemaah!

Nah kalau dua kasus ini yak diperpanjang oleh JPU, maka Habib Rizieq kini fokusnya tinggal soal banding kasus tes swab di RS UMMI Bogor. Dalam kasus ini hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis Habib Rizieq penjara 4 tahun.

Load More