4. Jenderal Gatot Subroto
Jenderal Gatot Subrtoto adalah salah satu tokoh militer Indonesia yang disegani saat berjuang merebut kemerdekaan. Ia lahir di Banyumas, Jawa Tengah pada tanggal 19 Oktober 1962.
Semasa hidupnya Jenderal Gatot Subroto pernah dididik sekolah militer KNIL, masuk pendidikan PETA di Bogor. Kemudian masuk TKR sebagai panglima divisi II, Korps polisi militer dan Gubernur Militer Surakarta dan sekitarnya.
Namanya yang harum dan diabadikan disetiap jalan Indonesia ini juga pernah menjadi panglima di Tentara Negara Indonesia (TNI).
5. Sri Susuhanan Pakubuwono VI
Sri Susuhanan Pakubuwono VI adalah Raja Kasunanan Surakarta yang memerintah dari tahun 1823-1830. Beliau adalah pendukung perjuangan Pangeran Diponegoro secara rahasia karena terikat penjanjian dengan Belanda.
Sehingga ia melakukan aksi ganda dengan berpura-pura membantu Belanda untuk menyamarkan dukungannya kepada Diponegoro. Belanda yang mulai curiga kemudian menangkap dan membuang beliau ke Ambon pada tahun 1830.
6. Jenderal Oerip Soemohardjo
Pria yang dikenal sebagai Muhammad Sidik ini lahir di Sindurjan, Purworejo pada 22 Februari 1893. Ia adalah jenderal dan kepala Staf TNI pertama di era revolusi. Beliau juga pernah menjadi Letnal KNIL selama hampir 25 tahun.
Baca Juga: Tak Melulu Angkat Senjata, Ini Dokter dan Musisi Pahlawan Nasional Asal Surabaya
Sehingga membuat Jenderal Oerip Soemohardjo menjadi perwira pribumi yang memiliki pangkat tertinggi di KNIL. Pada tahun 1938 ia mengundurkan diri karena berselisih dengan Bupati Purworejo, namun pada tahun 1940 dipanggil untuk bertugas kembali.
7. Jenderal TNI Anm, Achmad Yani
Jenderal TNI Anm. Achmad Yani lahir pada 19 Juni 199 di Purworejo, Jawa Tengah. Ia adalah seorang komandan TNI Angkatan Darat. Ahmad Yani pernah mengikuti wajib militer Hindia Belanda pada tahun 1940.
Ia juga pernah bergabung dengan PETA pada tahun 1943. Namun sayang sosok Jenderal ini menjadi korban keganasan GS 30 PKI yang meninggal di Lubang Buaya, Jakarta pada 1 Oktober 1965 dan dikenal sebagai Pahlawan Revolusi.
8. Supeno
Supeno salah satu pahlawan yang pernah ikut bergerilya di zaman penjajahan Belanda ini lahir di Pekalongan pada 12 Juni 1916. Ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Pembangunan/Pemuda di era Hatta I.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya