SuaraJawaTengah.id - Beredar sebuah video seorang Kepala Desa (Kades) di salah satu Kabupaten Kendal mendadak menjadi sorotan. Hal tersebut diketahui setelah Kades itu menantang dengan mengajak duel salah satu anggota polisi.
Rupanya alasan Kades menantang anggota polisi tersebut lantaran tak terima acara konser musik guna memperingati HUT ke-76 RI dibubarkan.
Melalui unggahan video di akun instagram @magelang_raya, Rabu (18/08/2021) malam. Dalam ungguhan video ini awalnya memperlihatkan dua orang anggota polisi sedang adu mulut dengan seorang Kades di atas panggung.
Diduga anggota polisi tersebut hendak membubarkan acara konser musik HUT RI ke-76 lantaran menimbulkan kerumunan di tengah kebijakan PPKM.
Rupanya Kades ini melakukan perlawanan serta tak terima kalau acaranya itu dibubarkan. Selang beberapa menit kemudian Kades yang mengenakan pakaian putih dan berpeci ini kepancing emosinya.
Lantas dalam video itu Kades tersebut sampai menantang salah seorang anggota polisi untuk mengajak duel dengannya.
Sontak para warga yang melihat kejadian itu langsung riuh dan ingin membela Kadesnya. Namun aksi warga tersebut bisa dihalangi oleh anggota polisi lainnya yang berjaga di bawah panggung.
"Heh..heh..heh pemimpin ku kuwi (pemimpin kami itu)," seru suara warga yang terekam dalam video tersebut.
"Diam kamu diam jangan ikut-ikutan, ini urusan pemerintahan," jawab salah satu anggota polisi.
Baca Juga: Limp Bizkit Batalkan Sisa Konser Gegara Pandemi Covid-19
Diketahui dalam keterangan tertulis akun tersebut menyebutkan peristiwa itu terjadi di Desa Kebonagung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (17/08/2021) malam.
Hingga kini belum diketahui pasti soal nasib Kades tersebut. Apakah setelah kejadian itu diproses secara hukum atau tidak. Lantaran Kades ini dinilai melanggar aturan PPKM dengan membuat acara yang menimbulkan kerumunan.
Sontak unggahan video yang telah ditonton dan disukai ribuan kali ini mengundang perhatian warganet. Bahkan tak sedikit dari warganet yang geram terhadap aksi Kades tersebut.
"Memalukan kan dia ketua gu2a desa.. Ada anggaran dana desa loh, tapi kok malah ngajari nggak bener," ujar akun @luckman**.
"Copot aja jabatannya, ngeyel!!!," tegas akun @kurnia**.
"Kita tunggu meweknya pemirsa," ungkap akun @kanda**.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Bhimasena Power Indonesia Siapkan 30 Ribu Bibit Mangrove
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Lahan Kritis Harus Libatkan Masyarakat
-
Gubernur Luthfi Potong Jalur Tengkulak, Demi Amankan Harga Pangan dari Gejolak Global
-
Pemprov Jateng Upayakan Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Tuntas 2026
-
Harga Pertamax Melonjak Drastis, Tembus Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini!