SuaraJawaTengah.id - Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara kembali diselimuti embun es atau bun upas.
Suhu dingin hingga minus 2 derajat celcius menyebabkan embun di permukaan tanaman membeku dan menjadi es. Fenomena embun es saat ini adalah ke-8 kalinya di tahun 2021.
Kepala UPT Pengelolaan Obyek Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara, Sri Utami membenarkan informasi tersebut. Melalui sambungan telepon, Ia menjelaskan bahwa fenomena embun es dimulai ketika suhu menurun drastis sekitar pukul 03.00-04.00 WIB hingga mencapai minus 2 derajat celcius.
"Suhunya turun tadi pagi sekitar jam 3 sampai jam 4 WIB, suhu mencapai minus 2,"ungkap dia kepada Suara.com, Rabu (25/8/2021).
Tidak lama kemudian, suhu naik menjadi minus 1 derajat celcius hingga sekitar pukul 7.30 WIB. "Setelah itu, naik jadi minus 1 dan sampai sekarang masih,"sambung dia.
Berdasarkan informasi, embun es menyelimuti komplek Obyek Wisata Candi Arjuna Dieng dan sekitarnya. Sri menjelaskan, permukaan sekitar parkiran Candi, Komplek Candi dan Lapangan Candi membeku.
Embun es di Dieng termasuk fenomena langka dan unik yang dimiliki oleh Dieng. Sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi Objek Wisata Dieng dengan suasana seperti musim dingin di eropa.
Ia menyayangkan fenomena embun es kali ini masih belum dapat dinikmati oleh pengunjung secara langsung. Pihaknya masih menutup Objek Wisata lantaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesai anjuran pemerintah.
"Yang ingin merasakan sensasi dan melihat langsung embun es di Dieng, bersabar dulu,"ujar dia.
Baca Juga: 5 Fakta Carica, Si Buah Langka Khas Dieng
Ia mengatakan bahwa masih ada kemungkinan embun es kembali muncul setelah ini. "Diperkirakan masih ada salju lagi kedepan, karena ini kemarin baru hujan kemudian terang beberapa hari. Nah biasanya setelah itu suhu turun lalu muncul es,"terang dia.
Sementara, salah satu pembuat aplikasi Cuaca Dieng, Aryadi Darwanto menambahkan bahwa tanda kemunculan es kali ini sudah terlihat dari hari sebelumnya, Selasa (24/8/2021). Tepatnya sekitar pukul 16.00 WIB, suhu sudah drop di bawah 10 derajat celcius.
"Kemunculan embun es pagi ini sebetulnya kemarin sore sudah ada tanda tandanya, suhu drop dibawah 10 derajat celcius dengan melihat aplikasi Cuaca Dieng. Dan benar tadi pagi jam 5.42 suhu permukaan tanah mencapai 1,5 celcius dan embun es bertebaran dimana mana,"jelas dia.
Meski begitu, Ia belum bisa menikmati embun es secara langsung di kawasan Candi Arjuna lantaran masih PPKM COVID-19. Sehingga dirinya hanya bisa melihat dari luar kawasan dan berjalan di sekitar komplek tanpa masuk ke Objek Wisata.
"Ya kalau kepengen tinggal kesana tapi tidak masuk, jalan jalan aja di sekitar komplek depan,"pungkas dia.
Kontributor : Citra Ningsih
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran
-
Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Gelar Edukasi Finansial, Dorong Semangat Belajar
-
Didakwa Pasal Berlapis, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq Tak Ajukan Keberatan
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau