SuaraJawaTengah.id - Penanganan kasus pembunuhan seorang perempuan di Banjarnegara, pihak kepolisian memeriksa tujuh orang saksi. Polisi sebut saksi ada yang sempat melihat pelaku menunggu korban sebelum melakukan aksinya.
Kasat Reskrim Polres Banjarnegara Iptu Donna Briadi mengatakan pihaknya meminta keterangan terhadap tujuh orang saksi terkait penikaman yang terjadi di Dukuh Buntu, Desa Bakal, Kecamatan Batur, Banjarnegara Jawa Tengah, Minggu (29/8/2021) lalu.
"Ada saksi tujuh orang yang dimintai keterangan,"kata Iptu Donna saat ditemui di Polres Banjarnegara Selasa (31/8/2021).
Pihaknya saat ini belum bisa meminta keterangan dari keluarga pelaku. Hal itu dikarenakan kondisi keluarga pelaku yang masih mengalami shok.
"Dan nanti akan berlanjut ke keluarga, kami belum periksa karena masih shok,"imbuh dia.
Sementara terkait kronologi pihaknya belum dapat memastikan karena masih dalam proses pengejaran. Sementara ini, sambungnya, hasil dari keterangan saksi bahwa pelaku di sempat menunggu korban di gang buntu.
"Ada saksi yang mengetahui bahwa pelaku sempat menunggu korban di gang buntu di atas motor," terang dia.
Ia menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan karena pelaku belum tertangkap. Sehingga untuk lebih jelas, pihaknya meminta untuk menunggu hingga rekonstruksi.
"belum bisa menyimpulkan belum dilakukan penangkapan menunggu rekonstruksi," tegas dia.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Wanita di Buntu, Polisi Masih Mengejar Pelaku, Diduga Suami Sendiri
Berdasarkan informasi dari salah satu keluarga korban, Fikri mengatakan bahwa korban (Y) bekerja di pabrik Dieng Jaya.
Korban memutuskan bekerja ketika dirinya meninggalkan rumah suami (R) yang berada di Desa Gembol, Pejawaran, dan kembali ke rumah orang tuanya di Desa Bakal, Batur.
Diberitakan sebelumnya, korban meninggal dunia setelah diserang dengan pisau beberapa kali oleh pelaku. Salah satu saksi sempat diserang dua kali oleh pelaku sebelum akhirnya berhasil melarikan diri.
Kontributor : Citra Ningsih
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat
-
Semen Gresik Konsisten Salurkan Beasiswa Prasejahtera kepada 120 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri
-
Sokong MBG, Taj Yasin Minta SPPG Belanja Telur dari Peternak Lokal
-
Pemprov Jateng Buka Ribuan Kursi Sekolah Gratis, Sasar Anak Keluarga Kurang Mampu
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sumur Bor JadI Solusi Petani Tak Gagal Panen saat Kemarau