“Dia kaget. Besoknya ada kerjaan, saya dipanggil dapat 30 kaos selesai setengah hari. Dia lebih kaget lagi ‘kok bisa top skor sekali. Dulu saya punya tenaga 3, kaos 20 saja nggak jadi. Kok ini bisa jadi’. Disitu saya jadi andalan. Tiap ada kerjaan nunggu saya,” kata Nur Hidayat.
Sejak saat itu nasib Nur Hidayat berubah. Dia mendapat pinjaman mesin jahit dari sang juragan untuk membuka usaha konveksi sendiri di rumah.
Dari hasil menabung, 4 mesin jahit itu kemudian bisa dibelinya seharga Rp 12 juta. Tapi karena orderan berkurang selama pandemi, 1 mesin jahit terpaksa dijual untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari.
“Kaos kan sudah ajeg tiap seminggu sekali. Yang tadinya kita ngerjain dari kaos Borobudur satu pesenan itu rame. Sekarang blas, malah person saja hanya beberapa saja yang masuk," tegas dia.
Saat ini Nur Hidayat hanya menggantungkan pemasukan dari menjahit perorangan yang ongkosnya hanya cukup untuk makan sehari-hari. Dia bahkan belum tahu nasibnya kedepan jika nantinya wisata Borobudur kembali dibuka.
“Ini samar-samar besok mau dilanjutkan sama anaknya atau nggak. Kalau nggak ya nanti saya ambil di juragan lainnya. Cari. Nanti kalau Borobudur sudah buka lagi," pungkasnya.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat
-
Capratar Akpol Tewas Diduga Bunuh Diri Lompat dari Werving Hoegeng