SuaraJawaTengah.id - Layanan mencari jodoh secara online sepertinya kini menjadi tren. Tidak dalam bentuk media sosial, namun layanan dari instansi resmi bermunculan.
Salah satunya adalah Kemenag Kota Solo, menciptakan layanan mencari jodoh. Masyarkata bisa mengunjungi website https://kotasurakarta.kemenag.go.id kemudian klik layanan publik dan pilih "Jadikan Aku Halalmu".
Layanan ini untuk memfasilitasi masyarakat yang belum memiliki pasangan atau sedang mencari jodoh.
Menyadur dari SuaraSurakarta.id, Layanan publik "Jadikan Aku Halalmu" ini diluncurkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jebres.
"Program ini untuk menjembatani masyarakat yang masih jomblo dan ini mendapatkan pasangan atau jodoh," terang Kepala KUA Jebres, Arba'in Basyar saat ditemui, Senin (6/9/2021).
Arba'in menjelaskan, program Jadikan Aku Halalmu ini diluncurkan dilatar belakangi karena saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19.
Interaksi sosial masyarakat tidak intens, masa pandemi juga banyak orang sibuk.
Mereka sibuk kerja sampai lupa memikirkan jodohnya, dan mungkin ada juga yang kurang berani dalam relasi sosial baik laki-laki atau perempuan jadi ada keterlambatan pernikahan.
"Maka kami mencoba menjembatani mereka yang masih sendiri dan ingin mencari pasangan. Kita ta'arufkan atau dikenalkan," ungkapnya.
Baca Juga: Muncul Mural Mantan Wali Kota Solo Cukur Rambut Gibran, Seniman: Harus Berani Dikritisi
Mudah-mudahan dengan mereka di ta'arufkan bisa cocok dan bisa ke jenjang pernikahan.
Tentunya dalam ta'aruf ini ada kriteria-kriteria yang akan disampaikan, sehingga nantinya bisa diketemukan.
"Nanti ada tim yang akan mempertemukan atau menta'arufkan. Kalau cocok alhamdulillah, kalau tidak cocok dan kurang ini nanti bisa diperbaiki," ujar dia.
Menurutnya, untuk layanan ini nanti akan dipersiapkan mulai pra, pelaksanaan, hingga pasca.
Jadi ada bimbingan perkawinan sebelum pernikahan, nanti akan diberi modul tentang pondasi keluarga sakinah.
Ada juga modul mengelola konflik, itu harus di manaj untuk mengantisipasi adanya perpecahan. Jangan sampai terjadi perceraian, karena perceraian itu banyak juga terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus
-
18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei