SuaraJawaTengah.id - Kinerja pemerintah atau Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi sorotan. Warga Indonesia pun memberikan penilaian beragam.
Hasil survei yang dilakukan lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) menunjukkan mayoritas warga menilai kinerja Pemerintah Presiden Joko Widodo saat ini baik (44,6 persen) dan semakin baik (4,7 persen).
"Survei yang dilakukan SPIN, mayoritas masyarakat melihat kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo baik, begitu juga di dalam penanggulangan pandemi COVID-19," kata Direktur SPIN Igor Dirgantara dikutip dari ANTARA di Jakarta, Rabu (9/9/2021).
Menurut dia, hasil tersebut merupakan bentuk pencapaian yang sangat baik dalam konteks kinerja karena tanpa banyak perlu melakukan pencitraan seperti pemasangan baliho, kinerja pemerintahan tetap dipandang masyarakat sangat baik.
Dia menilai, penilaian positif publik terhadap kinerja pemerintahan karena penanganan COVID-19 dan masalah-masalah turunannya yang cenderung semakin membaik.
"Hal ini juga terkonfirmasi dari cukup tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi," ujarnya.
Dia menjelaskan sebanyak 43,7 persen publik merasa puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dan 3,4 persen menilai sangat puas.
Survei tersebut juga menunjukkan sebesar 23,9 persen publik memberikan penilaian sangat puas dan puas terhadap kinerja Kementerian Pertahanan yang dipimpin Prabowo Subianto. Posisi berikutnya ditempati Kementerian Kesehatan yang dipimpin Budi Gunadi Sadikin sebesar 21,5 persen.
Kemenparekraf yang dipimpin Sandiaga Uno 21,3 persen, Meneg BUMN Erick Thohir 19,3 persen, Menkeu Sri Mulyani 18,7 Persen, Kemenko Perekonomian Airlangga Hartarto 18,1 persen, dan Kementerian Sosial yang dipimpin Tri Rismaharini17,2 persen.
Baca Juga: Warga Bentangkan Poster ke Jokowi Ditangkap Polisi, Gus Nadir: Ini Tindakan Berlebihan
Survei SPIN dilakukan pada tanggal 7 Agustus-21 Agustus 2021 dengan total jumlah responden 1670, berusia minimal 17 tahun yang tersebar di 34 provinsi.
Teknik pengambil sampel menggunakan metode "multistage random sampling", tingkat kepercayaan 95 persen dan "margin of error" sebesar ± 2 ,4 persen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung dengan bantuan kuesioner.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Sinergi Fiskal dan Perbankan Diperkuat, BRI Siap Dorong Pembiayaan Sektor Produktif
-
Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala
-
Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia
-
Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah