Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Minggu, 12 September 2021 | 16:26 WIB
Ari Winanto, 46, dan istrinya, Sri Hastuti, 41, warga Banjarsari, Solo, menunjukkan tanaman hias Monstera King Varigata miliknya yang dihargai Rp250 juta, Sabtu (11/9/2021) malam.[Kurniawan/Solopos]

SuaraJawaTengah.id - Warga Kota Solo nekat membeli dua tanaman hias yang harganya mencapai ratusan juta rupiah. Apa alasannya ya? Padahal hanya tanaman. 

Ia adalah pasangan suami istri asal Kecamatan Banjarsari, Solo, Ari Winanto,46, dan Sri Hastuti, 41. Mereka membeli dua tanaman hias jenis Monstera King Variegata dari lereng Gunung Lawu seharga Rp225 juta, Jumat (10/9/2021).

Menyadur dari Solopos.com, Sri menjelaskan tanaman hias miliknya istimewa karena memiliki lima tongkol yang siap mengeluarkan biji atau benih. Satu tongkol bisa mengeluarkan benih hingga seratus. Biji-biji tersebut bisa disemai agar tumbuh jadi tanaman.

“Tongkolnya kalau disilangin, kalau keluar varigatanya warna pink, satu daun harganya bisa sampai ratusan juta rupiah, nanti bibitnya. Makanya yang jenis ini masih tergolong langka, banyak dicari kolektor berbagai negara,” terang dia.

Baca Juga: 10 Pilihan Bunga Warna Ungu untuk Kesejukan Taman Rumah

Sri membandingkan satu tanaman kecil Monstera Varigata dengan dua atau tiga daun saja yang mencampai Rp15 juta. Artinya tanaman Monstera King Varigata miliknya yang mempunyai lima tongkol harganya menjadi berkali lipat.

Selain itu menurut Sri tanaman miliknya mempunyai varigata atau corak berpola acak yang berkesan mewah. “Tanaman ini mendunia karena bentuknya unik. Apalagi ini varigatanya yang paling unggul, warnanya berkesan mewah,” kata dia.

Viral Tanaman Hias Harganya Bikin Melongo, Laku Terjual Rp 225 Juta (TikTok)

Meski harganya selangit penimat tanaman hias ini tampaknya tak sedikit. Terbukti, baru sehari disimpan di rumah, dua tanaman dengan tinggi sekitar 1,75 meter itu kini sudah ditawar sejumlah kolektor tanaman hias.

Butuh Waktu Pengembangbiakan

Tapi Sri dan Ari belum mau melepas tanaman yang diklaim langka tersebut karena harganya belum cocok. “Hari ini tadi yang paling besar ada yang menawar Rp160 juta. Sama orang dari Jakarta, teman sendiri. Tapi saya rasanya masih sayang saya tanaman ini, jadi belum saya lepas. Saya mintanya Rp250 juta,” ujar dia, Sabtu (11/10/2021).

Baca Juga: 3 Penyebab Daun Sirih Gading Berubah Warna, Begini Cara Merawatnya

Sri menceritakan perjuangannya mendapatkan tanaman itu dari petani di lereng Gunung Lawu. Jalur menuju tempat pemilik tanaman terbilang berat. Sang pemilik tidak mau tanaman miliknya ditawar, sehingga dibayar sesuai permintaannya.

Load More