SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang menunjukkan tekad kuat saat menahan imbang Persija Jakarta, 2-2 dalam lanjutan Liga 1 2021/2022 di Stadion Indomilk Sport Center, Tangerang, Minggu (12/9/2021).
Persija bahkan unggul dua gol lebih dulu lewat Otavio Dutra dan Marco Simic. Namun, pasukan Laskar Mahesa Jenar menyamakan skor lewat Hari Nur Yulianto dan gol bunuh diri Rohit Chand pada menit ke-88.
Dalam laga semalam, permainan anak-anak Semarang justru membaik setelah hujan deras turun selepas menit ke-60.
Lapangan yang becek dan licin membuat permainan PSIS semakin berkembang. Tak pelak, jargon 'Si Jago Becek' kembali dibuktikan tim asal Semarang itu.
“Hujan sangat membantu. Mungkin itu bagian dari rezeki kami,” kata Imran dalam konferensi pers virtual setelah pertandingan di Stadion Indomilk Sport Center, Tangerang seperti dikutip Antara.
Hujan deras turun selepas menit ke-60 yang membuat lapangan dan bola menjadi licin.
Hal itu mengganggu konsentrasi pemain Persija dalam membendung dua tendangan bebas gelandang PSIS Jonathan Cantillana yang pada akhirnya menciptakan kemelut dan menghadirkan gol-gol melalui Hari Nur Yulianto pada menit ke-71 dan bunuh diri pemain Persija Rohit Chand pada menit 88.
Meski demikian, Imran menegaskan alasan utama PSIS mengimbangi Persija adalah semangat dan kerja keras para pemainnya.
Para pemain disebutnya tak kenal lelah bertarung sampai akhir. Laskar Mahesa Jenar berkomitmen penuh di lapangan dan menjalankan instruksi pelatih dengan baik.
Baca Juga: Sengit, PSIS Lakoni Comeback untuk Imbangi Persija 2-2
“Saya mengapresiasi semua pemain. Jika harus memilih man of the match, saya menunjuk semua nama yang bermain pada malam ini,” tutur Imran.
Dia melanjutkan, satu faktor lain yang tak kalah vital dalam menentukan hasil laga adalah pergantian taktik.
Pada babak pertama, PSIS bermain langsung ke depan. Namun seusai jeda, dia meminta pemainnya memadukan taktik itu dengan umpan-umpan pendek.
“Pada babak kedua, saya minta anak-anak bermain dari kaki-kaki. Bola baru diarahkan umpan jauh langsung ke depan ketika ada peluang. Alhamdulillah pemain bisa menjalankan dengan baik,” kata Imran.
Bek PSIS Alfeandra Dewangga mengakui dia dan rekan-rekannya tak bermain baik pada babak pertama.
Mereka gagal mengantisipasi bola-bola mati yang membuat Persija mencetak gol melalui sundulan Otavio Dutra setelah memanfaatkan tendangan sudut Riko Simanjuntak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
5 Mobil Bekas Seharga Motor yang Layak Dibeli, Cuma Rp17 Juta!
-
Waspada! Semarang dan Jawa Tengah Diprediksi Dilanda Hujan Lebat Disertai Petir Hari Ini
-
Transformasi Berkelanjutan, BRI Catat Kinerja Gemilang dan Dukung Program Prioritas Nasional 2025
-
Revolusi Anti-Rob: Jateng Gunakan Pompa Tenaga Surya, Hemat Biaya Operasional hingga Jutaan Rupiah
-
Waspada! Malam Tahun Baru di Jateng Selatan Diwarnai Hujan dan Gelombang Tinggi