Bersepeda di Desa Wisata Dekat Candi Borobudur. (Dok. Tiket.com)
“Jadi kami sudah menempuh simuasi itu pada tahun lalu. Artinya, pengelola daya tarik wisata sudah dilatih dan dievaluasi untuk memenuhi standar tersebut. Ketep Pass sudah melakukan self declare soal adaptasi kenormalan baru,” ujar Edwar.
Edwar mengklaim, baru sektor pariwisata yang memiliki standar pencegahan Covid sedemikian detil. “Tapi kenapa pariwisata selalu dibeginikan. Simulasi lagi, menunjukan bahwa Pemprov Jateng tidak mempercayai apa yang telah dilakukan pemerintah kabupaten.” [Angga Haksoro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Ahmad Luthfi Soroti Kekerasan Seksual di Demak, Tekankan Pentingnya Pencegahan
-
Ahmad Luthfi Realokasi Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan Rusak di Jateng
-
Krisis Ladang Tani hingga Demam AI Global Jadi Biang Kerok Inflasi Jawa Tengah Mei 2026
-
Di Ambang Putus Sekolah, Ribuan Anak Miskin Jateng Diselamatkan Program Sekolah Kemitraan
-
Tegas! Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Anggaran Diprioritaskan untuk Perbaiki Jalan Berlubang