SuaraJawaTengah.id - Setiap pejabat negara wajib melaporkan harta kekayaannya. Termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Namun pada laporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Presiden Jokowi yang terbaru terdapat beberapa harta yang tidak tercantum.
Seperti sepeda motor modifikasi milik Presiden Jokowi menghilang dari data LHKPN terbaru.
Menyadur dari Solopos.com, dalam sebuah diskusi, Presiden Jokowi menjelaskan alasan mengapa motor customnya itu tak ada lagi dalam daftar koleksi kendaraannya.
Presiden Jokowi sempat menyalurkan hobi mengendarai sepeda motornya beberapa waktu lalu.
Sekitar 2018 silam, Jokowi sempat riding dengan motor modifikasi bernama Chopperland.
Motor berbasis Royal Enfield 350 cc lansiran 2016 itu merupakan hasil garapan Elders Garage dan KickAss Choppers.
Motor berjuluk Chopperland berkelir kuning tersebut beberapa kali dibawa Jokowi riding. Jokowi bahkan sempat memimpin turing ke Sukabumi pakai Chopperland pada bulan April 2018 lalu.
Hasil Sendiri
Baca Juga: Jokowi Hingga Anies Divonis Bersalah Soal Polusi Udara, Stafsus: Dipelajari Dahulu
Motor ini dibeli dengan harga Rp140 juta. Pada LHKPN tahun periodik 2017 yang disampaikan pada 31 Maret 2018, Jokowi sempat melaporkan motor Chopperland lansiran 2017 itu dengan status hasil sendiri.
Tapi pada LHKPN tahun periodik 2019 yang disampaikan 29 Februari 2020, motor Chopperland Jokowi tidak tercatat lagi.
Yang terbaru, LHKPN periodik 2020 yang disampaikan 12 Maret 2021 pun tidak tercantum motor Chopperland milik Jokowi.
Dihibahkan
Dalam sebuah forum, Jokowi mengatakan alasannya tidak lagi mencantumkan motor custom tersebut.
Dikatakan Jokowi, motor Chopperland itu dihibahkan ke anak laki-lakinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan