SuaraJawaTengah.id - Seseorang kadang terjebak dalam hubungan toxic. Hal itu tentu saja akan menggagu psikologis Anda.
Lalu bagaimana cara mengetahui ciri-ciri Anda terjebak dalam hubungan toxic?
Psikolog Rininda Mutia dari Universitas Indonesia menjelaskan ciri-ciri bila Anda terjebak dalam hubungan "toxic" atau adalah emosi negatif yang sering muncul. Emosi negatif tersebut merupakan alarm dari dalam diri bahwa ada sesuatu tidak baik yang terjadi di sekitar.
"Tanda-tandanya apa? Kita lebih sering marah, nangis, lebih sensitif juga," kata Rininda dikutip dari ANTARA Minggu (19/9/2021).
Secara umum, kesehatan mental juga jadi kurang sehat dan Anda merasa tidak berdaya di dalam hubungan tersebut. Apa yang diharapkan dan diinginkan dari hubungan itu terasa tidak kunjung tercapai.
"Misalnya lebih banyak porsinya dia yang memaksakan kehendaknya dia. Dan saya merasa tidak berdaya, saya tidak bisa melawan, tidak bisa berbuat apa-apa," jelas dia mengenai salah satu tanda "toxic relationship".
Dampak terjebak dalam hubungan yang tidak sehat bisa terasa hingga jangka panjang, ujar dia. Seseorang bisa merasa tidak percaya diri, mengetahui hubungan ini memang tidak baik tapi sulit merasa lepas karena merasa sayang dengan orang tersebut.
"Bisa jadi itu bukan sayang sih. Bisa jadi karena ini sudah jadi kebiasaan, sehingga ketika dia tidak ada, pasangannya hilang, dia akan merasa kehilangan," tutur dia.
Untuk mengetahui apakah orang terdekat berada dalam hubungan tidak sehat, amati perilakunya bila ada yang berubah drastis. Dia mencontohkan, misalnya seseorang yang biasanya mudah bertemu dengan teman mendadak tidak pernah bersosialisasi gara-gara dilarang oleh pacarnya.
Baca Juga: 4 Hal yang Harus Anda Ketahui Saat Terjebak dalam Hubungan Beracun
"Bahkan sampai bilang tidak boleh main sama pacar saya, saya harus temani pacar saya. Nah, itu salah satu kekerasan psikis. Namanya isolasi. Artinya memang si pelaku kekerasan ini membuat pasangan atau korbannya itu tidak punya tempat bergantung lain selain dirinya. Dijauhkan dari teman-teman, keluarga. Jadi si korban menganggap yang peduli itu hanya pasangannya atau pelakunya."
Itulah mengapa seseorang yang ada dalam hubungan tidak sehat merasa sulit lepas dari kekasihnya. Dia mengingatkan bila ada tanda-tanda seperti itu, jangan lupa untuk sering mengecek kabar teman terdekat. Tanyakan keadaan, tawarkan diri untuk menjadi pendengar bila ada yang ingin diceritakan.
Ciri lain dari hubungan tidak sehat adalah penampilan fisik yang tampak semakin berantakan atau munculnya lebam-lebam di badan. Anda bisa bertanya apa penyebab dan menawarkan bantuan, tapi jangan langsung menghakimi dan menuduh.
"'Ini dipukulin pacar ya?' jangan begitu juga. Pasti dia akan defensif. Dia akan membela pacarnya biasanya. Tapi, kita pancing sedikit- sedikit supaya dia mau cerita. Dan jangan menghakimi juga ketika dia bercerita supaya ceritanya bisa lengkap."
Sebab, kadang korban menutupi kebiasaan yang dilakukan pasangan agar kekasihnya tidak dinilai negatif oleh teman-temannya.
Kekerasan psikis yang dialami dalam hubungan tidak sehat bisa juga berupa posesif yang berlebihan. Kekasih selalu bertanya di mana dia berada, bersama siapa, apa yang dilakukan dan sebagainya. Jika tidak dijawab atau dibalas, orang tersebut akan mengamuk. Bila itu yang terjadi, berarti hubungan tersebut tidak sehat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin