SuaraJawaTengah.id - Salah saorang kakek di Banjarnegara, Jawa Tengah menyewakan salah satu kamar di rumahnya untuk prostitusi. Bahkan, ia juga menyediakan jasa pemuas nafsu para hidung belang yang berlangganan datang.
Seorang kakek yang sudah berusia lanjut itu menyewakan kamar ukuran 3 meter x 3 meter untuk pasangan yang ingin 'indehoy dirumahnya yang berada di Kelurahan Kutabanjar, Kecamatan Banjarnegara.
Mirisnya, pelanggan yang datang pun ternyata mayoritas juga berusia lanjut , yakni sekira 50 tahun ke atas.
Tak hanya itu, kakek berinesial S bahkan hanya mematok harga sebesar Rp 20 ribu untuk sekali main. Sungguh harga yang sangat murah untuk mendapatkan kepuasan birahi para hidung belang.
Menurut sang kakek, pilihan itu adalah proses yang ia lalui. Bahkan dirinya mengaku tetap menjalankan ibadah meski disisi lain ia melakukan tindakan menyimpang.
"Iya, saya sudah tua, tapi proses setiap orang kan berbeda beda, saya prosesnya begini, ibadah ya ibadah, nasib orang pun berubah ubah,"kata dia ketika diingatkan oleh petugas saat penggrebekkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarnegara, Jawa Tengah., Senin (20/9/2021).
Kakek yang kini renta, bahkan mulai berkurang indera penglihatan dan pendengarannya itu sudah menyewakan kamar dan menjadikan rumahnya sebagai tempat 'mangkal' bagi 6 perempuan. Hanya saja, empat diantaranya sedang ijin tidak berangkat karena ada kepentingan keluarga.
Kamar kumuh yang dilengkapi dengan kamar mandi kecil menjadi saksi bisu prostitusi pasangan tak sah selama bertahun tahun. Meski hanya dengan kasur kecil yang tipis dan beberapa helai kain lusuh, para pekerja seks seakan tak masalah dengan hal itu.
"Penyedia fasilitas atau pengelola bapak S, disana ke lokasi ada 6 orang yaitu yang terdiri dari 2 perempuan dan laki lakinya ada 4 sedang antre, yang satu sedang aktivitas, saat ke lokasi langsung kita amankan, kemduian baru kita interview,"kata Sugeng Supriyadhi, Penyidik Satpol PP Banjarnegara, Senin (20/9/2021).
Baca Juga: Telusuri Peran Bupati Banjarnegara Soal Korupsi Rp 2,1 Miliar, KPK Hadirkan Lima Saksi
Selain rumah kakek, terdapat pula rumah di Desa binorong Kecamatan Bawang, Banjarnegara Jawa Tengah yang dijadikan untuk protitusi. Sebelumnya petugas mendapat laporan dari warga sekitar rumah tersebut yang merasa resah.
"Kami telah melakukan kegiatan penegakan perda no 5 tahun 2013 yaitu tentang tanribum , dasar utama ada laporan dari warga wilayah setempat, ada dua lokasi . pertama di wilayah kota banjarnegara dan yang kedua di Kecamatan Bawang,"jelas
Sementara di lokasi kedua, yaitu Kelurahan Binorong, Kecamatan Bawang berada di tengah pemukiman warga yang cukup padat. Saat penggerebekkan, didapati tiga orang yang terdiri dari dua perempuan dan satu laki laki. Satu pasang diantaranya sedang di kamar berduaan.
"Bapak pengelola inisialnya I, ada 3 orang , satu laki laki 2 perempuan, mereka merupkan pasangan perselingkuhan yang bersangkutan sedang sewa kamar disana," kata dia.
Sementara untuk tarif sewa dan jasa di lokasi kedua ini lebih tinggi Rp 30 ribu dibanding harga sewa tempat kakek S. "Lokasi pertama yang berada di wilayah banjarenagra sewa kamar 20 ribu sekali main, lokasi 2 di wilayah bawang informasi dari pelaku sewanya adalah 50 ribu setiap,"jelas dia.
Ia mengungkapkan, praktik prostitusi yang dijalankan sudah bertahun tahun. "Lokasi pertama di Kutabanjar sudah lama sekitar 4 tahunan lebih, lokasi kedua di kecamatan bawang sudah 3 sampai 4 tahunan lebih dari informasi awal dari pengelola," ungkap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR