SuaraJawaTengah.id - Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah sukses menekan kasus COVID-19. Padahal, kabupaten tersebut sempat berada di zona merah karena meledaknya COVID-19 varian delta.
Namun masyarakat Kudus bisa bernapas lega. Berdasarkan catatan Pemkab Kudus, 114 desa atau 86,36 persen dari 132 desa dan kelurahan yang ada di wilayahnya sudah berada di zona hijau atau zona tanpa kasus COVID-19.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo, desa yang berada di zona kuning atau zona risiko penularan rendah tercatat 16, desa yang berada di zona oranye atau zona risiko penularan sedang hanya dua, Desa Margorejo dan Besito, dan desa yang berada di zona merah atau zona risiko penularan tinggi nihil.
"Saat ini Kudus sudah lebih baik karena sebelumnya selalu bertahan di zona oranye kini sudah naik menjadi zona kuning dengan tingkat risiko penularan rendah," kata Badari dikutip dari ANTARA di Kudus, Selasa (21/9/2021).
"Kami ingin menaikkan level Kota Kudus menjadi zona hijau dengan menggenjot vaksinasi COVID-19," tambahnya.
Badai Ismoyo menekankan bahwa meskipun vaksinasi sudah dilaksanakan dan temuan kasus penularan virus corona sudah menurun, protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 tetap harus dijalankan supaya penularan virus tetap terkendali.
Oleh karena itu, dia mengatakan, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus rutin melakukan penyuluhan dan penegakan protokol kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan warga terhadap protokol pencegahan COVID-19.
"Sosialisasi tersebut kami lakukan dengan memanfaatkan kegiatan vaksinasi COVID-19," katanya.
Di samping itu, ia mengatakan, pemerintah melakukan pemeriksaan dan pelacakan kasus untuk mencegah penularan COVID-19 meluas.
Baca Juga: Jelang Sekolah Tatap Muka, Pemkab Karimun Gelar Vaksinasi Pelajar
Menurut dia, saat ini masih ada satu pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit dan 13 orang penderita infeksi virus corona yang menjalani isolasi mandiri di Kabupaten Kudus.
Data pemerintah menunjukkan, jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Kabupaten Kudus sebanyak 16.820 kasus dengan jumlah pasien yang sudah sembuh sebanyak 15.424 orang dan pasien yang meninggal dunia sebanyak 1.382 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter