- PSIS Semarang resmi merekrut mantan penjaga gawang Persib Bandung, Reky Rahayu, untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
- Asisten Manajer Moch. Reza Handhika menyatakan pengalaman juara Reky diharapkan mampu memperkuat lini pertahanan dan membangun mental kompetitif tim.
- Kehadiran kiper berusia 33 tahun tersebut ditargetkan untuk membantu misi besar PSIS merebut tiket promosi ke Super League.
SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang kembali mempertegas ambisinya untuk segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.
Mahesa Jenar resmi mendatangkan Reky Rahayu, penjaga gawang yang pernah menjadi bagian dari skuad juara Liga 1, untuk memperkuat sektor terakhir menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Kehadiran kiper berusia 33 tahun itu bukan sekadar menambah opsi di bawah mistar. Reky datang membawa pengalaman panjang, mental juara, dan atmosfer kompetisi level tertinggi yang diharapkan menjadi modal penting dalam misi besar PSIS merebut tiket promosi ke Super League.
Sebelum bergabung dengan PSIS, Reky memperkuat PSMS Medan. Sepanjang kariernya, ia telah membela sejumlah klub besar Indonesia, seperti Persija Jakarta, Persita Tangerang, Arema FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, hingga PSMS Medan.
Salah satu catatan terbaiknya adalah saat menjadi bagian dari skuad Persib Bandung yang menjuarai Liga 1 musim 2023/2024. Pengalaman berada di tim juara dinilai menjadi nilai lebih yang dibutuhkan PSIS untuk membangun mental kompetitif di ruang ganti.
Asisten Manajer PSIS, Moch. Reza Handhika, mengatakan pengalaman Reky menjadi salah satu alasan utama manajemen merekrut sang penjaga gawang.
"Selamat datang kepada Reky Rahayu di keluarga besar PSIS Semarang. Reky merupakan kiper yang memiliki pengalaman panjang di kompetisi sepak bola Indonesia. Selain memiliki kualitas yang baik sebagai penjaga gawang, ia juga pernah merasakan atmosfer persaingan di level tertinggi dan menjadi bagian dari tim yang meraih gelar juara. Hal tersebut menjadi nilai tambah yang kami harapkan dapat memberikan dampak positif bagi tim," ujar Reza.
Menurutnya, kehadiran Reky diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas di posisi penjaga gawang, tetapi juga meningkatkan persaingan sehat yang akan berdampak positif terhadap performa tim secara keseluruhan.
"Kami berharap Reky dapat segera beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun chemistry bersama rekan-rekan setim, serta memberikan kontribusi maksimal untuk membantu PSIS mencapai target promosi ke Super League musim depan," tambahnya.
Baca Juga: Spesialis Promosi! Widodo C. Putro Resmi Arsiteki PSIS Semarang di Liga 2, Target Wajib Balik Liga 1
Masuknya Reky menjadi sinyal bahwa PSIS terus membangun skuad dengan kombinasi pemain berpengalaman dan berkualitas untuk menghadapi musim yang diprediksi berlangsung ketat.
Dengan pengalaman membela sejumlah klub besar serta status sebagai bagian dari tim juara Liga 1, Reky diharapkan mampu menjadi tembok kokoh sekaligus sosok pemimpin di lini belakang Mahesa Jenar dalam perjuangan mengembalikan PSIS ke kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan