SuaraJawaTengah.id - Satlantas Polresta Banyumas akan melakukan uji coba sistem ganjil genap di jalur menuju kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, 25-26 September 2021 besok.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol M Firman menjelaskan, kebijakan itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 43 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Coronavirus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.
"Kendaraan bermotor yang boleh menuju kawasan wisata Baturraden pada tanggal 25 September 2021 berpelat nomor ganjil, sedangkan pada tanggal 26 September 2021 berpelat nomor genap," kata M Firman dilansir ANTARA, Jumat (24/9/2021).
Kendati demikian, dia mengatakan bahwa pengguna kendaraan bermotor tersebut harus tetap menerapkan protokol kesehatan.
Terkait dengan titik awal pemberlakuan sistem ganjil genap, Kasatlantas Kompol Ari Prayitno, hal itu dimulai dari Simpang Langen Tirto di jalur utama Baturraden, simpang Desa Kebumen di jalur barat Baturraden, simpang tiga Limpakuwus di jalur timur Baturraden, dan Bundaran Pringsewu Baturraden.
Uji coba pemberlakuan ganjil genap tersebut untuk menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas masyarakat dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19 pada akses jalan menuju kawasan wisata Baturaden. Di samping itu, lanjut dia, juga mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2021 yang sedang berlangsung saat ini.
Menurut dia, uji coba pemberlakuan sistem ganjil genap tersebut lebih difokuskan pada kendaraan bermotor yang hendak menuju kawasan wisata Baturraden.
Dengan demikian, kata dia, wisatawan yang datang pada tanggal 25 September 2021 dengan kendaraan berpelat nomor ganjil untuk menginap satu malam di Baturraden, tidak masalah jika yang bersangkutan pulang keesokan harinya saat pemberlakuan pelat nomor genap.
Sebelumnya, Direktur Operasional PT Palawi Risorsis Wawan Tri Wibowo mengharapkan adanya regulasi yang tidak menyulitkan wisatawan, khususnya pengunjung yang menginap di resor atau hotel yang tersebar di kawasan wisata Baturraden ketika pemberlakuan sistem ganjil genap.
Baca Juga: Pengumuman! Ganjil Genap di Depok Mulai Oktober
"Kalau saya misalnya, datang ke lokasi objek wisata itu untuk menginap semalam di resor, itu akan menyulitkan karena mungkin berangkatnya pas tanggal ganjil (menggunakan pelat nomor ganjil, red.), pulangnya kan enggak bisa karena tanggal berikutnya genap. Mungkin hal-hal seperti itu perlu diantisipasi," kata pengelola Wana Wisata Baturraden itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin
-
Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus
-
18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang