SuaraJawaTengah.id - Persijap Jepara bermain imbang 1-1 melawan Hizbul Wathan FC dalam lanjutan Liga 2 2021 Grup C di Stadion Manahan, Solo, Senon (27/9/2021) sore.
Sempat unggul lewat gol Crah Eka Angger di babak pertama, anak-anak Jepara harus puas berbagi angka usai Hizbul Wathan menyamakan skor melalui Bayu Alfian menit ke-66.
Persijap sejatinya mencetak dua gol tambahan lewat Putra Chaniago dan Prisca Womsiwor, namun dianulir wasit Irul Hidayat asal Lampung karena dianggap offside. Dianulirnya dua gol itu membuat kubu tim Laskar Kalinyamat berang.
"Kami menyayangkan kepemimpinan wasit pada pertandingan kali ini. Seharusnya dua gol itu sah dan kami bisa mendapatkan poin penuh," kata Direktur Operasional Persijap, Arief Setiadi usai pertandingan.
Menurutnya, dari pengamatan pelatih dan official dari bench pemain, Putra dan Prisca dalam posisi bersih saat menceploskan bola ke gawang lawan.
"Intinya kami menyayangkan keputusan wasit. Gol Priska dan Putra benar-benar onside," paparnya.
Disinggung soal evaluasi tim, sosok asal Karanganyar itu menyebut ada beberapa catatan yang telah dikantongi tim pelatih.
"Evaluasi gol itu terjadi karena kelengahan lini belakang yang kurang rapat. Sehingga pemain lawan bisa mengambil posisi untuk mencetak gol," tegasnya.
Dengan hasil itu, Persijap dan Hizbul Wathan berada di posisi ketiga dan empat di bawah Persis Solo dan PSCS Cilacap.
Baca Juga: Usai Kalahkan PSIM Yogyakarta, PSCS Cilacap Dirundung Kabar Duka
Selanjutnya, Persijap akan menghadapi tuan rumah Persis Solo di arena yang sama, Selasa (5/10/2021) mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!