SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengapresiasi para atlet Jawa Tengah sukses membawa pulang medali di sejumlah cabang olahraga (cabor) yang ditandingkan dalam ajang ekshibisi PON Papua.
Seperti diketahui, cabor yang memperoleh medali terbanyak disumbangkan atlet kick boxing dengan tiga emas dan dua perunggu. Sementara medali emas lain disumbangkan atlet Hapkido dan Triatlon. Satu medali perak lain disumbangkan atlet E-Sport.
Lima atlet kick boxing yang berprestasi itu kemudian diundang Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada Senin (27/9/2021). Kepada mereka, Ganjar mengacungkan dua jempolnya atas prestasi yang diraih.
“Selamat ya, panjenengan hebat semua. Keren sekali,” kata Ganjar.
Ganjar berharap capaian atlet ekshibisi ini bisa menjadi penyemangat atlet Jateng lain yang saat ini sedang berlaga di Papua. Mereka diharapkan tetap berjuang dan menunjukkan prestasi terbaik di sana.
“Ini akan menjadi trigger buat atlet yang lain, bahwa mereka yang ekshibisi juga serius dan berhasil membawa pulang medali emas, perak dan perunggu. Saya yakin atlet-atlet kita hebat semuanya,” kata Ganjar.
Ganjar sendiri mengatakan akan terbang ke Papua untuk menyemangati atletnya yang berlaga di sana. Dari paparan KONI Jateng, ada banyak cabang olahraga yang berpotensi mendapat medali emas untuk Jateng.
“Saya minta masyarakat di Jateng mendukung, meskipun tidak bisa hadir, bisa memberikan semangat melalui medsos. Ayo dukung mereka di sana, karena mereka pengen mendapatkan sorak-sorai meskipun secara virtual. Mari kita dukung, agar mereka tidak sendirian,” pungkasnya.
Sementara itu, atlet kick boxing Jateng, Dini Alimah mengaku sangat senang dan bangga dapat meraih medali emas. Ia tak percaya, perjuangannya tidak sia-sia.
Baca Juga: Atlet Jateng Borong Prestasi di PON Papua, Kick Boxing Paling Banyak Peroleh Medali
“Lawan-lawan kemarin berat semua, tapi syukur saya bisa menang. Senang dan bangga sekali rasanya, bisa berjuang memberikan yang terbaik,” ucapnya.
Ia berharap pada PON selanjutnya kick boxing menjadi cabor resmi yang dipertandingkan. Sehingga, ia bisa berjuang lebih semangat lagi dan berharap dapat meraih prestasi terbaik.
Hal senada disampaikan atlet kick boxing lainnya, Alvi Syifani (22). Atlet asal Kendal yang juga mendapat medali emas ini mengatakan sangat bahagia bisa membawa pulang medali emas.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi penyemangat teman-teman yang sekarang sedang berlaga di Papua. Saya juga berharap, PON selanjutnya saya bisa ikut kembali dan berlaga menunjukkan prestasi terbaik. Semoga di PON selanjutnya, kick boxing bisa menjadi cabor resmi,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK