SuaraJawaTengah.id - Protokol Kesehatan Covid-19 sangat ketat diterapkan di kompetisi Liga 1 maupun Liga 2. Bola pun tak luput dari semprotan disinfektan.
Selain itu, pemain, offisial, dan panitia pelaksana harus melakukan tes Covid-19. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan virus ganas tersebut.
Menyadur dari Solopos.com, Pembukaan Liga 2 antara Persis Solo melawan AHHA PS Pati yang dimenangkan Persis Solo dengan dua skor tanpa balas menggunakan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Para anak gawang tak hanya bertugas memberikan bola kepada pemain, tetapi wajib menyemprotkan carian disinfektan ke bola yang digunakan bertanding.
Berdasarkan pantauan dalam pembukaan Liga 2 di Stadion Manahan, Minggu (27/9/2021) para anak gawang membawa alat penyemprot cairan disinfektan dan sebuah handuk. Mereka menyemprotkan cairan disinfektan setiap menerima bola saat permainan berlangsung. Lalu, mereka juga mengelap bola menggunakan handuk yang mereka bawa.
Pada jeda pertandingan, petugas memakai Alat Pelindung Diri (APD) menyemprotkan carian disinfektan ke gawang dan bendera sepak pojok. Ruang ganti pemain dan ruang tunggu pemain juga disemprot cairan disinfektan oleh panitia.
Direktur Utama PT. Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita, kepada wartawan, Senin (27/9/2021) mengonfirmasi penyemprotan itu sebagai penerapan prokess ketat selama pertandingan. Setelah lebih dari satu tahun sepak bola Indonesia tanpa kompetisi dikarenakan pandemi, jalannya pertandingan wajib menggunakan prokes.
“Penerapan prokes Liga 2 sama ketatanya dengan Liga 1. Seluruh pemain dan official wajib mengikuti swab dulu. Termasuk para panitia di stadion juga harus swab dulu,” kata dia.
Ia berharap melaui prokes ketat tidak ada yang terpapar virus corona. Apalagi, seluruh pertandingan liga digelar tanpa penonton. Ia menambahkan ada aturan tambahan dalam lanjutan liga. Para pemain dan official di kawasan stadion harus sudah divaksin sebanyak dua kali.
Para pemain yang berada di zona 1 itu menggunakan swab PCR. Lalu, di luar lapangan penyelenggara mengecek penggunaan aplikasi Peduli Lindungi. “Kunjungan Menpora dan Menteri BUMN dalam laga perdana untuk menyaksikan prokes ketat dalam pertandingan. Ini masih pandemi, prokes yang dilihat,” kata dia.
Baca Juga: Hasil Liga 2 2021: 2 Gol Dianulir dan Gagal Menang, Persijap Jepara Semprot Wasit
Menpora, Zainudin Amali, mengaku bangga Liga 2 telah dibuka secara menarik. PSSI dan PT. LIB berhasil mengemas pertandingan di tengah pandemi dengan prokes ketat. Keberhasilan Liga 2 selaras dengan keberhasilan penyelenggaraan Liga 1 yang sudah berjalan. Ia berharap Liga 2 tetap berjalan seru tanpa ada penonton secara langsung.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ruang Kelas SDN Sendangmulyo Semarang Hancur Ditimpa Pohon Roboh
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional