SuaraJawaTengah.id - Pasisir pantai utara Jawa Tengah terancam tenggelam. Hal itu karena permukaan tanah semakin menunjukan penurunan.
Diketahui, ancaman pesisir pantura Jawa Tengah tenggelam lambat laun semakin nyata. Jika tidak ditangani dengan tepat, wilayah pesisir ini diprediksi tenggelam dalam 15 tahun ke depan.
Menyadur dari Solopos.com, untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah belajar kepada bangsa Belanda. Pada Rabu (29/9/2021), Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menerima kunjungan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns, di Kota Semarang.
Salah satu hal yang menjadi pembahasan dalam pertemuan itu adalah cara mengantisipasi penurunan muka tanah atau land subsidence, seperti yang terjadi di wilayah pantura.
Baca Juga: Gerakan Mobil Masker BNPB Menembus Daerah di Pantura
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jateng, Eko Yunianto, mengatakan, ancaman pantura tenggelam adalah prioritas yang harus ditangani dengan serius.
“Seperti yang disampaikan Duta Besar Belanda, kita menghadapi (ancaman tenggelam) di Sayung Demak, Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan, itu yang top prioritas yang harus segera kita tangani, tapi bukan berarti yang lain tidak. Seluruh pantura atau seluruh di manapun itu kan membutuhkan air baku,” kata Eko, seusai mendampingi gubernur pada kunjungan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, seperti dikutip dari Jatengprov.go.id, Senin (4/10/2021).
Poin penting yang menjadi tantangan dalam mengantisipasi penurunan muka tanah di pantura adalah manajemen air. Selama ini penggunaan air baku dari air tanah di pantura masih cukup tinggi.
“Kalau kita selama ini di pantura itu beban masih menggunakan air tanah, pasti memberikan kontribusi kepada kecepatan pada land subsidence. Nah tugas pemerintah adalah bagaimana secara gradual (berangsur-angsur) mengganti posisi fungsi yang tadinya air konsumsi sehari-sehari dari air tanah dari air permukaan,” bebernya.
Upaya yang telah dilakukan pemerintah adalah pendirian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional kawasan Bregas (Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Kota Slawi), SPAM Petanglong (Pekalongan, Batang, Kota Pekalongan), Semarang Barat memanfaatkan Waduk Jatibarang, SPAM Dadimuria (Grobogan, Kudus, Pati, Jepara), SPAM Wosusokas (Kabupaten Wonogiri, Sukoharjo, Surakarta, dan Karanganyar) dan SPAM Keburejo (Kebumen dan Purworejo).
Baca Juga: Kota Semarang Terancam Tenggelam, Ini Penyebab Terjadinya Banjir Rob Setiap Musim Kemarau
Selain penggunaan air tanah yang berlebihan, ancaman banjir rob juga harus diantisipasi dengan baik. Dalam hal ini Pemprov Jateng telah berupaya melakukan penanganan dengan membangun tol laut di Demak.
Selain itu, Pemprov Jateng juga berharap masyarakat turut berpartisipasi dengan menanam mangrove untuk mengembalikan ekosistem alami.
“Pendekatannya, karena kita tahu lingkungan kita, dia (Belanda) punya teknologi, kita integrasikan. Karena intinya water management itu disiplin menjaga elevasi,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Pulang Kampung, Intip Kisah-Kisah Tak Terduga di Balik Mudik
-
Pemudik Motor Padati Kalimalang
-
Awas! 24 Lokasi Rawan Macet dan Kecelakaan Jalur Pantura untuk Mudik Lebaran 2025
-
Mudik Lebaran 2025: Ini Titik Macet Pantura dan Tips Ampuh Mengatasinya
-
Prabowo Mau Bentuk Satgas Tanggul Laut Pantura Jawa, Apa Fungsinya?
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Jangan Paksakan ke Rest Area saat Arus Balik, Ini Tips Istirahat Aman dan Nyaman dari Kapolri
-
Tak Hanya THR, Desa Wunut Tunjukkan Kepedulian Nyata Lewat Jaminan Sosial
-
Nikmati Libur Lebaran, Ribuan Wisatawan dari Berbagai Daerah Ramaikan Saloka Theme Park
-
Viral Tarian Bagi-bagi THR Diduga Tarian Yahudi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Kenapa Banyak yang Menikah di Bulan Syawal? Ini Jawabannya