SuaraJawaTengah.id - Kemegahan Masjid Agung Semarang sudah tidak bisa terbantahkan. Masjid Agung Semarang ini salah satu masjid terbesar di Indonesia.
Masjid ini juga biasa dinamakan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Masjid Agung Semarang menempati tanah seluas 10 hektar.
Luas bangunan induk Masjid Agung Semarang untuk shalat 7.6669 meter persegi secara keseluruhan. Masjid Agung Jawa Tengah ini terletak di Jalan Gajah Raya, Sambirejo, Kecamatan Gayamsari.
Masjid Agung Jawa Tengah diarsiteki oleh Ir. H. Ahmad Fanani dari PT. Atelier Enam Jakarta yang memenangkan sayembara desain MAJT pada tahun 2001.
Baca Juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 7-8 Oktober, Ada Paraguay vs Argentina
Desain Arsitektur dari masjid ini memadukan antara tiga budaya yaitu Jawa, Romawi dan Arab. Budaya Jawa ini terlihat dari motif batik di bagian dasar tiang.
Kemudian budaya Romawi di masjid ini dicerminkan dari bangunan 25 pilar di pelataran masjid yang dibuat dengan gaya koloseum Roma, sedangkan budaya Arabnya ini dituangkan di dinding-dinding Masjid Agung Jawa Tengah.
Selain fungsinya sebagai tempat beribadah, desain bangunan serta interior di Masjid Agung Jawa Tengah cukup menarik perhatian wisatawan seperti adanya Al-Quran berukuran raksasa yang ditulis langsung oleh penulis kaligrafi dari universitas Sains dan Ilmu Al Quran, Wonosobo, Jawa tengah yaitu H. Hayatuddin.
Hal menarik lainnya dari Masjid Agung Jawa Tengah adalah enam payung hidrolik raksasa yang terdapat di bagian serambi depan masjid yang dapat membuka dan menutup secara otomatis serupa dengan arsitektur bangunan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.
Untuk menunjang tujuannya Masjid Agung sebagai objek wisata, di sini juga dilengkapi dengan wisma penginapan dengan kapasitas 23 kamar berbagai kelas, dan dapat dimanfaatkan oleh para peziarah yang ingin bermalam di Masjid Agung Jawa Tengah.
Baca Juga: PON Papua: Jawa Timur Kawinkan Emas 800 Meter Surface Selam Kolam
Ada banyak hal yang wisatawan dapat lakukan ketika berkunjung ke kawasan Masjid Agung Jawa Tengah, yang salah satunya adalah mengunjungi Museum Kebudayaan Islam yang ada di lantai 3 di Menara Asma Al-Husna.
Berita Terkait
-
Lawan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akan Konferensi Pers Meski Kondisi Mental Tak Stabil
-
Cemburu Buta! Pria di Blitar Bacok Mantan Istri dan Ibu Mertua!
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
-
Mudik Lebaran 2025 Nyaman, Berikut Deretan Rest Area Berfasilitas SPBU di Tol Trans Jawa
-
Siapa Istri N'Golo Kante? Dirumorkan Nikahi Janda Djibril Cisse
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara