Agrowisata Tambi lebih tepatnya terletak di Tegalrejo, Tambi, Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Jika kamu datang ketika musim panen, maka dapat melihat kegiatan petani teh secara langsung ketika melakukan pemetikan daun teh. Selain itu kamu juga dapat berswafoto dengan latar pemandangan nan hijau.
Bagi yang ingin berlama-lama dengan pemandangan hijau kebun teh Tambi bisa menginap di hotel yang tersedia di sekitar area perkebunan ini.
Jika bosan dengan pemandangan pegunungan atau dataran tinggi, alternatif liburan berikutnya adalah ke air terjun atau curug. Menjadi salah satu objek wisata wajib yang harus kamu kunjungi ketika berada di Wonosobo.
Berada di tengah-tengah hutan dan cukup tersembunyi membuat pemandangan Curug Winong Kaliwiro semakin indah dan asri. Meskipun letaknya tersembunyi, medan menuju ke objek wisata Winong Kaliwiro cukup bagus dengan aspal dan sedikit kelokkan.
Gemericik air yang jatuh dari sumber air menenangkan jiwa ditambah dengan aliran air yang deras dan tentun kesegaran alami air dari Winong, Kaliwiro. Untuk masuk ke kawasan ini kamu perlu membayar uang parkir jika membawa kendaraan hanya Rp2.000 per motor.
Selain itu juga ada fasilitas lain berupa toilet, dan juga penjual yang menjual snack sehingga kamu tak perlu khawatir jika merasa lapar. Curug Winong Kaliwiro ini terletak di Satu, Winongsari, Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Arung Jeram atau rafting di Serayu memiliki rute yang lumayan menantang karena debit air yang cukup deras. Ada beragam varian paket untuk mencoba sensasi rafting di Serayu mulai dari Rp450.000 hingga Rp185.000 Arung Jeram Serayu terletak di Desa Randegan, Kecamatan Sigaluh, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Baca Juga: Duh! 27 Ribu Anak di Wonosobo Tidak Sekolah
Pihak pengelola rafting juga memberikan fasilitas berupa welcome drink, refreshment kelapa muda, transportasi lokal, rafting equipment dan fasilitas lainnya.
Kontributor : Kiki Oktaliani
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video Balita Ditinggal di Tenda Gunung Prau, Mengapa Kita Tak Boleh Asal Menghakimi?
-
Viral Pria Denmark Boyong Keluarga Besar Bawa Hantaran Lamaran Gadis Selomerto Wonosobo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Sekolah Rakyat Wonosobo Terima Ratusan Siswa Baru, Wamensos: Harapan Keluarga Kurang Mampu
-
Patakbanteng Buktikan Bahwa Pariwisata Berkelanjutan Tidak Harus Korbankan Desa: Bagaimana Caranya?
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar
-
Kucurkan Rp10 Miliar untuk Solusi Banjir Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Hybrid di Demak
-
Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet
-
Perkuat Daya Saing, Tiga Tim Inovasi Semen Gresik Bertarung di APQO International Conference 2026
-
Jangan Cuma Dilestarikan, Wakil Ketua DPRD Jateng Sebut Budaya Lokal Butuh Inovasi Agar Mendunia