Budi Arista Romadhoni
Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:41 WIB
Pelepasan tiga tim inovasi PT Semen Gresik menuju APQO International Conference 2026, Bali. [Dok Semen Gresik]
Baca 10 detik
  • PT Semen Gresik mengirim tiga tim inovasi ke Bali pada 26 Oktober 2026.
  • Ketiga tim berkompetisi dalam ajang internasional 31st APQO International Conference di Sanur.
  • Inovasi tersebut berhasil meningkatkan produktivitas, menghemat biaya, dan menurunkan waktu henti operasional pabrik.

SuaraJawaTengah.id - PT Semen Gresik mengutus tiga tim inovasi, yaitu Banyu Umup, Corazon, dan CM-Safe, untuk berkompetisi pada ajang 31st Asia Pacific Quality Organization (APQO) International Conference yang berlangsung pada 26–29 Oktober 2026 di Prime Plaza Hotel Sanur, Bali. Ketiganya membawa hasil inovasi yang berorientasi pada peningkatan produktivitas, penghematan biaya, dan penurunan downtime.

Pelepasan ketiga tim dilakukan di Ruang Rapat Omah SG lantai 2 PT Semen Gresik Pabrik Rembang, Jumat (23/10/2026).

Ketiga tim tersebut membawa proyek inovasi yang berfokus pada perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) di lingkungan operasional perusahaan.

Implementasi inovasi dari Tim Banyu Umup, Corazon, dan CM-Safe telah terbukti memberikan dampak positif yang komprehensif. Karya mereka mampu meningkatkan produktivitas, menciptakan penghematan biaya operasional yang terukur, serta berkontribusi pada penurunan waktu henti operasional (downtime) mesin dan fasilitas pabrik.

Menjelang hari keberangkatan, ketiga tim telah mempersiapkan diri secara menyeluruh. Materi inovasi beserta bahan presentasi disusun dengan matang, hal ini dilakukan agar para inovator siap menghadapi penilaian dewan juri internasional. Kesiapan itu menjadi modal bagi setiap tim untuk menyampaikan proses, hasil, dan manfaat inovasinya dengan percaya diri.

Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Taufik Susanto, menyampaikan bahwa keberangkatan tim ini merupakan bukti kualitas dan daya saing sumber daya manusia.

"Kehadiran ketiga tim ini di ajang APQO membuktikan kuatnya semangat berinovasi di Semen Gresik. Ide-ide yang mereka jalankan bukan sekadar perbaikan teknis biasa, tetapi langkah nyata untuk memastikan peralatan beroperasi maksimal, menghemat biaya, dan menjaga kelancaran produksi pabrik. Kami optimis inovasi ini mampu meningkatkan daya saing perusahaan di tingkat internasional," tegas Taufik Susanto.

APQO International Conference ke-31 mengusung tema “Intelligence Innovation for Sustainable Impact”. Konferensi tahunan ini mempertemukan para praktisi mutu, produktivitas, dan inovasi dari banyak negara untuk berbagi praktik terbaik serta menyajikan hasil perbaikan terbaru.

Keikutsertaan ini menjadi wujud nyata komitmen Semen Gresik dalam membangun budaya inovasi dan peningkatan mutu berkelanjutan, sekaligus sarana untuk menguji relevansi solusi yang dikembangkan, memperluas wawasan, dan mengidentifikasi peluang perbaikan yang dapat diterapkan dalam proses bisnis perusahaan dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik serta memperkuat daya saing perusahaan di kancah global. Forum internasional ini juga dapat menjadi

Baca Juga: Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Perusahaan berharap ketiga tim dapat memberikan performa presentasi yang maksimal, dan menginspirasi lahirnya lebih banyak inovasi baru di lingkungan perusahaan demi mendukung visi keberlanjutan.

Load More