SuaraJawaTengah.id - Personel Polda Jateng yang menjadi pasukan PBB di Afrika Tengah atau UN MINUSCA (United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic), tiba di Indonesia kembali.
Rombongan pasukan Garuda itu menghadap Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, Selasa (19/11/2021).
Komandan Platoon Squad, Iptu Sholihan, menuturkan anggota Polda Jateng yang diberangkatkan terdiri 6 anggota dari korps Brimob, 3 anggota dari jajaran polres.
Sembilan orang yang diberangkat memiliki fungsi dan keahlian masing-masing. Sehingga mereka mampu memyesuaikan di situasi dan kondisi disana dan dapat berkomunikasi dengan baik dengan personel lainnya.
Sholihan menerangkan dari Polisi yang ada di Asia hanya Indonesia dan Nepal terpilih menjadi anggota Minusca UN. Hal ini membuatnya bangga menjadi anggota terpilih sebagai pasukan perdamaian PBB.
"Kami orang Indonesia bertugas di luar negeri sangat bangga sekali. Karena tidak semua orang bisa berangkat," tandasnya.
Sementara, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan Polda Jateng rencananya akan kembali melakukan seleksi anggotanya untuk dikirim untuk menjadi pasukan perdamaian.
"Anggota harus mempunyai kualifikasi tertentu yang dibutuhkan menjadi pasukan perdamaian PBB," ujar dia.
Ia mengatakan anggota Polda yang usai menjalankan misi perdamaian PBB telah melaksanakan karantina sesuai protokol kesehatan di wisma atlet selama 8 hari.
Baca Juga: Mantab! Penanaman Sejuta Mangrove Polda Jateng Mageri Segoro Pecahkan Rekor MURI
"Sekarang sudah selesai dan bisa kembali ke keluarganya masing-masing," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Polda Jateng Autopsi Jenazah AFF, Pelajar SMP di Pemalang yang Tewas Diduga Korban Perundungan
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium