“Tapi nggak apa juga (terjual). Jika waktu itu nggak dibeli orang, usaha (batik) saya sekarang juga nggak akan dikenal.”
Ngumri saat ini sedang menggarap dua karya lainnya yang dipersiapkan sebagai seri batik Corona. Jika pada karya pertama, motif batik menceritakan asal muasal virus, pada karya selanjutnya dia akan berkisah soal dampak Covid dan harapan yang tumbuh pasca pandemi.
Temanya lebih banyak mengarah pada batik tradisional. Jika sebelumnya motif tambal hanya digunakan sebagai latar, pada karya batik selanjutnya akan menjadi tema utama.
“Jadi harapan sembuh lewat filosofi batik tradisional itu lebih banyak. Saya pingin batik yang sekarang itu motifnya full betul-betul batik tambal,” ujarnya.
Ngumri berharap batik karyannya menjadi simbol harapan banyak orang yang sembuh dari Covid. Pencegahan penularan virus dapat dijaga dan tidak berlarut-larut. “Istilahnya lewat motif batik yang sekarang lebih banyak memohon pertolongan.”
Ngumri menargetkan karya batik selanjutnya dapat selesai digarap Januari 2022. Gencarnya pemberian vaksin dan jumlah penularan yang jauh berkurang akan menjadi tema utama batik di awal tahun.
“Sekarang sudah mulai banyak vaksin dan itu mau saya gambarkan di kain. Jadi ada 3 kain, gambaran sampai cerita hari ini. Jadi nanti seperti rangkaian cerita awal terus setelah pandemi itu bagaimana suasana saat ini.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Baca Juga: FGD: Pariwisata Mulai Ramai, Jogja Bangkit dari Pandemi?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Lebih dari Kebaya, BRI Blora Maknai Hari Kartini sebagai Simbol Kesetaraan di Era Perbankan Modern
-
Cuaca Jateng Hari Ini: Semarang Berpotensi Hujan, Dibayangi Ancaman Kemarau Terkering 30 Tahun
-
Komitmen Dukung Olahraga, BRI Berpartisipasi Hadirkan Clash of Legends 2026
-
Transformasi BRI Buahkan Hasil, Kredit Commercial Melonjak Pesat di Tengah Persaingan
-
Ratusan Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Kunjungi Semen Gresik Pabrik Rembang