Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Selasa, 02 November 2021 | 14:03 WIB
Ilustrasi Banjir. Banjir dan gelombang panas sering kali terjadi, cuaca ekstrem kini harus dihadapi dan menjadi normal baru. (Pixabay.com/Hermann)

"Fakta bahwa rata-rata 20 tahun telah mencapai lebih dari 1 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri akan memusatkan pikiran para delegasi di COP26 yang bercita-cita untuk menjaga kenaikan suhu global dalam batas yang disepakati di Paris enam tahun lalu," kata Prof Stephen Belcher, kepala ilmuwan di Kantor Met Inggris, yang berkontribusi pada laporan tersebut.

Mengomentari analisis tersebut, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, mengatakan bahwa planet ini berubah di depan mata kita.

"Dari kedalaman laut hingga puncak gunung, dari gletser yang mencair hingga peristiwa cuaca ekstrem yang tak henti-hentinya, ekosistem dan komunitas di seluruh dunia sedang hancur," katanya.

"COP26 harus menjadi titik balik bagi manusia dan planet ini," kata Guterres.

Baca Juga: Selama Jabat Gubernur, Anies Baru Tahun Ini Targetkan Penanganan Banjir di Jakarta

Load More