SuaraJawaTengah.id - Kota Magelang salah satu wilayah di Jawa Tengah yang berstatus PPKM level 1. Perayaan Natal dan Tahun Baru masih dilarang.
Kota Magelang satu dari 4 kabupaten/ kota yang berstatus PPKM level 1 di Jateng. Selain Kota Magelang ada Kota Semarang, Kota Tegal, dan Kabupaten Demak.
Wali Kota Muchammad Nur Aziz mengatakan, vaksinasi di Kota Magelang sudah mencapai 60 persen. Jumlah vaksin lansia di Kota Magelang mencapai 40 persen.
“Ini istimewa (level 1 PPKM). Tapi level 1 bukan kita euforia, tapi tetap melaksanakan protokol kesehatan,” kata Nur Aziz kepada wartawan, Selasa (2/10/2021).
Menurut Nur Aziz, masih ada ancaman Covid-19 gelombang ketiga yang menurut para ahli epidemilogi terjadi pada Desember 2021. Dia berharap, masyarakat bersabar menanti keputusan pemerintah pusat menetapkan status Covid menjadi endemi.
“Jadi kalau statusnya masih pandemi level 1 kita masih harus waspada,” ujar Walikota Muchammad Nur Aziz.
Pemerintah Kota Magelang masih menggodok aturan pelonggaran kegiatan masyarakat di masa PPKM level 1. Nur Aziz memastikan kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru masih dilarang.
Sama seperti tahun lalu, perayaan Natal di gereja hanya bisa digelar dengan pembatasan jumlah jemaat. Perayaan diutamakan di rumah masing-masing secara virtual.
“Ke gereja ya boleh. Tapi untuk yang sifatnya perayaan nggak ada. Konser perayaan Tahun Baru juga tidak ada.”
Baca Juga: Kabupaten Bekasi PPKM Level 1, Mall dan Kegiatan Besar Pengunjung Diizinkan 100 Persen
Pelonggaran aturan jumlah pengunjung berlaku untuk destinasi wisata. Anak-anak diizinkan masuk loksi wisata dengan syarat kedua orang tua sudah menrima vaksin.
“Nanti akan bicarakan, apakah itu konser, pengajian. Kita sudah bisa mengadakan acara (dengan pembatasan) 75 persen. Destinasi wisata lebih longgar, anak-anak sudah boleh masuk.”
Selain mengejar target vaksin 100 persen, kegiatan tes Covid di sekolah juga dilakukan untuk mencegah penularan selama pembelajaran tatap muka. Gerai vaksin untuk masyarakat dibuka di tempat umum seperti Taman Kiyai Langgeng dan Alun-alun Kota Magelang.
“Di Taman Kiyai Langgeng kita buka tiap hari Kamis. Khusus untuk warga Kota Magelang di puskesmas kita bergerak. Kita jemput bola terutama untuk lansia. Jadi setiap kali bertemu masyarakat kita absen siapa yang belum vaksin,” tegas Wali Kota Nur Aziz.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain