SuaraJawaTengah.id - Pertandingan Liga 1 pekan ke-11 menjadi catatan buruk bagi PSIS Semarang. Laskar Mahesa Jenar kalah dari musuhnya Borneo FC di Stadion Maguwoharjo Sleman pada Sabtu (6/11/2021).
PSIS Semarang kalah dengan skor tipis 0-1atas Borneo FC. Pada babak kedua Mahesa Jenar terpasak bermain dengan 10 orang setelah Eka Febri mendapat kartu merah.
Menyadur dari Ayosemarang.com, memulai babak kedua PSIS Semarang langsung melakukan pergantian pemain. Eka Febri masuk menggantikan Reza Irfana.
Menit ke-48, Sihran hampir menjebol gawang PSIS setelah mendapat umpan dari Wawan Febriyanto.
Sihran yang hanya menyentuh pelan tidak mendekati ke gawang PSIS Semarang.
Menit ke-50 setelah ada bola kemelut di kotak penalti, Wawan Febriyanto mampu mencetak gol dari sundulan.
Gol Wawan membuat Borneo unggul 1-0.
Di menit ke-58 PSIS melakukan pergantian pemain. Andreas Ado menggantikan Bruno Silva dan Nerius Alom menggantikan Jonathan Cantillana.
Andreas Ado yang baru saja masuk membahayakan gawang Borneo melalui tandukannya di menit ke-59.
Baca Juga: PSIS Semarang Vs Borneo FC, Wallace Costa Ingin Tutup Seri Kedua BRI Liga 1 dengan 3 Poin
Namun sundulannya masih melenceng tipis di atas gawang Borneo FC.
Menit ke-60 gantian Borneo yang melakukan pergantian pemain, F Torres menggantikan Wawan Febrianto.
Eka Febri pemain yang baru saja masuk mendapat kartu kuning kedua di menit ke-65. Alhasil PSIS Semarang hanya bermain dengan 10 pemain.
Di menit ke-66 Joko Ribowo melakukan penyelamatan dari tandukan berbahaya F Torres.
Joni Bustos di menit ke-69 yang sudah terbebas tidak mampu memaksimalkan menjadi sebuah gol. Tendangan Bustos masih melambung di atas gawang Joko Ribowo.
Di menit ke-71 Pratama Arhan masuk menggantikan Hari Nur. Menit ke-76 Wahyu Prast mengalami benturan keras dengan Jonathan Bustos.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!
-
Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen
-
MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman
-
Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang