Pengunjung membaca buku di Sendang Senjoyo, Salatiga. [Suara.com/Dafi Yusuf]
Dia dan teman-temannya juga semmpat mencoba duduk di kursi yang berada di tegah sungai. Dia cukup kaget, karena air sungai benar-benar bersih. Hal itu membuatnya jadi betah di duduk di tempat tersebut selama berjam-jam.
"Saya tadi mau duduk di kursi yang ada di tengah sungai itu namu harus antri. Seru sih, bisa sambil makan cemilan juga," ucapnya.
Selain nuansa alam yang menarik, Wulandari juga cukup puas karena harga makanan di wisata tersebut tak mahal. Meski demikian, dia menyerankan agar kursi yang berada di sungai lebih diperbanyak lagi terutama ketika hari libur.
"Kalau hari libur kan pasti banyak ya, kayaknya perlu diperbanyak agar tak perlu antri," imbuhnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja