“Ada beberapa alasan kenapa kami, massa aksi menyuruh mereka [Moeldoko] pergi. Aksi Kamisan Semarang itu adalah panggung rakyat, bukan tempat oligarki bicara. Moeldoko, Hendrar Prihadi, dan Komnas HAM sudah jelas tahu seluruh rangkaian pelanggaran hak asasi warga, lebih baik mereka segera mengerjakan tanggung jawabnya,” ujar Cornel dalam keterangan tertulis pada Kamis malam.
Cornel mengatakan peristiwa pengusiran Moeldoko itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, atau sekitar dua jam berlangsungnya aksi Kamisan.
Cornel menilai Moeldoko dan Wali Kota Semarang sebenarnya sudah mendapat panggung dengan tampil dalam Festival HAM yang digelar dengan menggunakan uang rakyat. Maka dari itu, menurut Cornel, Moeldoko tidak selayaknya berbicara di panggung yang murni memperjuangan hak-hak rakyat di aksi Kamisan.
“Massa Aksi Kamisan Semarang melakukan aksi berdasarkan cerita rakyat dalam dua hari festival rakyat yang menyatakan sikap dengan jelas bahwa gerakan rakyat berhenti kooperatif terhadap Rezim Kapitalisme Oligarki, termasuk memberikan panggung kepada para oligarki,” tegas Cornel.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya