SuaraJawaTengah.id - Beredar sebuah video jeritan seorang petani di Kabupaten Demak yang mengeluhkan harga bawang anjlok viral di media sosial.
Bahkan saking frustasinya, petani ini sampai teriak-teriak dan menyeburkan diri ke dalam sawah. Lantaran pusing harga bawang di pasaran tidak sesuai harapannya.
Aksi petani tersebut berhasil terekam dalam unggahan video di akun instagram @andreli48 belum lama ini.
"Sekarang harga bawang merah di tempat kalian berapa teman? Salah satu petani kuwu, dempet demak sampai frustasi nyebur ke sawah gegara harga anjlok," tulis keterangan caption akun tersebut.
Dalam video tersebut seorang petani yang mengenakan kaos berwarna hitam terlihat sedang frustasi. Lantaran harga bawang di pasaran saat panen justru anjlok.
Alhasil, petani yang tidak diketahui identitasnya ini mengaku stress. Karena kebingungan mencari modal untuk menanam lagi. Sedangkan harga pupuk dan obat saat ini sedang melambung tinggi.
"Pak saya minta tolong pak, harga brambang distabilkan pak. Harga brambang kayak gini," ujarnya sembari menjerit.
"Saya gak bisa mikir, pupuk mahal, obat mahal, saya gak bisa mikir pak," sambungnya.
Karena saking frustasinya, petani ini tiba-tiba melupakan rasa emosinya dengan cara menceburkan diri ke dalam sawah. Kemudian ia terus mengomel-ngomel dan mengeluhkan harga bawang yang anjlok tersebut.
Baca Juga: Viral Video Truk Mundur Tabrak Emak-emak, Warganet Debat Siapa Salah, Menurutmu?
"Sertifikat didol, saya tidak bisa mikir bayar hutang piye pak aaaa," ungkapnya.
Sontak unggahan video yang telah disukai 240 kali ini mematik perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka yang mengaku prihatin dengan kondisi petani tersebut.
"Melasi cah, wong cilik ono ne wong pasrah,, mugo2 paringi rezeki pak," ucap akun @setyoko**.
"Kasian ya Allah," kata akun @devisuharso**.
"Sabar pak semoga ada jalan keluar berkah untuk anak istri aamin," cetus akun @kahla**.
"Pangkas tuh tengkulak2 nakal, udah gak zaman tengkulak memberatkan produsen dan konsumen," tandas akun @photo_im**.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama