SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ancang-ancang menyiapkan langkah hingga menutup tempat wisata saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Hal itu menyusul pemberlakuan PPKM Level 3 saat libur Nataru yang berlaku berlaku mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari.
Seperti diketahui, Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan bahwa seluruh daerah bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga saat momen Natal dan Tahun Baru 2022.
Kebijakan itu dikeluarkan guna mengantisipasi gelombang ketiga lonjakan kasus Covid-19 akhir tahun. Keputusan diambil lewat Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Antisipasi Potensi Peningkatan Kasus Covid-19 pada libur Nataru.
“Kita patuhi, sesuai instruksi Pak Menko PMK (Muhadjir Effendy). Berarti Solo yang sekarang Level 2 akan kembali ke Level 3,” kata Gibran Rakabuming Raka, dikutip Timlo.net--jaringan Suara.com, Kamis (25/11/2021).
Gibran memaparkan, aturan pusat nanti akan diperkuat dengan aturan Surat Edaran Wali (SE) Walikota Solo. Meskipun demikian, ia berharap Solo bisa turun Level 1.
“Ya mau gimana lagi. Kalau instruksi pusat kita jalankan sudah itu saja. Masih lama juga kan aturan itu diterapkan,” jelas Gibran.
Ia mengaku dampak diberlakukan PPKM Level 3, tempat wisata di Solo akan kembali ditutup. Namun demikian, ia masih menunggu Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) soal PPKM Level 3 saat Nataru.
“Tempat wisata kalau Level 3 tutup. Kita tunggu aturan resmi pusat seperti apa. Kalau disuruh tutup, ya ditutup. Kalau dibuka dengan pembatasan, ya kita buka,” ungkap Gibran.
Baca Juga: Anies Akan Terbitkan Aturan PPKM Baru Libur Natal dan Tahun Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran