SuaraJawaTengah.id - Aksi bejat dilakukan oleh warga Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Lansia ini tega mencabuli anak kandungnya sendiri selama 8 tahun.
Lansia itu beriesial DW, seorang pria warga Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Karena mencabuli anak kandungnya, DW kini ditangkap aparat Satreskrim Polres Ponorogo.
Pria berusia 63 tahun itu diketahui mencabuli dua anak kandungnya. Dari hasil pemeriksaan, DW melakukan aksi bejat tersebut sudah delapan tahun terakhir.
Menyadur dari Solopos.com, Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Jeifson Sitorus, mengatakan aksi bejat tersangka terbongkar setelah sang istri melapor ke polisi. Sang istri mengaku sudah tidak tahan dengan tindakan bejat yang dilakukan suaminya itu.
“Dari laporan ibu kandung atau istri tersangka. Kami menangkap DW di rumahnya di Kecamatan Ngebel,” kata dia, Kamis (2/12/2021).
Dari hasil pemeriksaan, kata Jeifson, tersangka kerap menonton film porno di ponselnya. Adapun modus operandi yang dilakukan saat mencabuli anaknya, yaitu dengan mengancam korban dan mengiming-imingi sejumlah uang.
Aksi bejat itu dilakukan tersangka saat istrinya sedang bekerja di ladang. “Jadi, tersangka melakukan aksi bejatnya itu saat korban tertidur. Sedangkan sang ibu sedang bekerja. Tersangka juga melakukan ancaman-ancaman,” jelasnya.
Akibat aksi pelecehan seksual itu, pria tua di Ponorogo tersebut ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 76 tahun 2014 huruf D dan E tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.
Baca Juga: Dua Kali Setubuhi Putri Sendiri, Acong Terancam Hukuman 15 Tahun Bui
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin
-
Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus
-
18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang